Semarang – mediajateng.net

Petugas Resmob Polrestabes berhasil menangkap dua pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil. Keduanya yang berasal dari Maluku Utara itu, ditembak kakinya lantaran berusaha melawan petugas saat akan ditangkap.

Dua pelaku diketahui bernama Ruslim husein (32) warga Desa Toweka, Kelurahan Galela, Kecamatan Galela, Utara, dan Hamanur Badarudin (32) warga Lamahajojo, Kelurahan Barataku, Kecamatan Galela yang masuk dalam Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.

2a

Kapolrestabes Semarang, Kombes Abiyoso Seno Aji mengungkapkan kedua pelaku sudah beraksi di delapan tempat yang kesemuanya masuk dslsm wilayah kota Semarang. Keduanya sudah melakukan aksi itu sejak bulan April 2017.

“Modusnya, pecah kaca mobil korbannya pakai obeng, lalu barang yang di dalamnya diambil kemudian kabur,” ujarnya saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Senin (5/6).

Para pelaku ini terakhir beraksi di jalan Majapahit, pada Senin (22/5) kemarin memecah kaca mobil milik Hasin Setiawan (48) yang merupakan anggota Polri. Kedua pelaku mengambil tas korban yang berisi uang Rp 5 juta.

“Ini jaringan Maluku, setelah mencuri, jika itu barang langsung dikirim ke Maluku,” imbuh Abi.

Sementara itu, barang bukti yang berhasil diamankan antara lain, motor Honda Sonic AB 3491 DU, uang tunai Rp 4 juta, dua ponsel, dua helm, dan dua jaket. Mereka bakal dikenakan pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman setidaknya 9 tahun penjara. (MJ-303)