SEMARANG, Mediajateng.net – Lonjakan penumpang kereta api selama masa liburan Imlek, sudah terasa sejak Kamis kemarin, di mana seluruh perjalanan dari arah Jakarta dan Bandung menuju ke Semarang telah habis terjual.

Menurut Humas PT Kereta Api Daerah Operasi 4 Semarang, Suprapto, untuk lonjakan keberangkatan diperkirakan akan terjadi pada tanggal 18 Februari 2018. Hal ini terlihat dari volume tingkat penjualan tiket kereta yang sudah mencapai 95 -100 persen.

“Ada 2 KA jarak jauh/ menengah tambahan yang akan beroperasi, yaitu KA Tawang Jaya Premium, relasi Semarang Tawang Pasar Senen pada tanggal 16 hingga 18 Februari 2018. Ditambah satu lagi yaitu KA Sembrani relasi Surabaya – Gambir pada tanggal 19 Februari 2018. Ada sekitar 1150 kursi tersedia disini.”tambah Suprapto, saat menerima kunjungan Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, Jumat ( 16/2 ) di Stasiun Tawang Semarang

Selama liburan Imlek, PT KAI Daerah Operasi 4 Semarang ini memperkirakan akan terjadi lonjakan sebesar 10 persen dibanding jumlah penumpang pada hari normal. Dari jumlah penumpang yang berkisar diangka 14.000 penumpang per harinya, diperkirakan akan naik kurang lebih 15.500 penumpang.

“Kami melibatkan tenaga ahli untuk melakukan penjagaan selama tingkat curah hujan masih tinggi, termasuk selama masa libur Imlek kali ini. Penanganan terutama di sisi drainase mengatasi aliran air agar tidak mengganggu jalur kereta api.” tegas Edi Sukmoro, selaku Direktur Utama PT KAI.