Semarang,Mediajateng.net-Dua dari enam orang yang diduga kuat sering melakukan aksi pembegalan di wilayah kota Semarang, tewas karena terjatuh di Jurang kawasan Rowosari, Tembalang saat di kepung warga yang hendak menangkapnya.

 

Sementara, Dua orang pelaku ditangkap oleh anggota reskrim Polsek Tembalang , satu orang ditangkap unit Resmob Polrestabes Semarang, dan seorang lainya berhasil kabur. Sedangkan salah seorang warga harus dilarikan di Rumah Sakit Ketileng lantaran terkena sabetan senjata tajam saat berusaha menangkap kawanan pelaku.

 

Dua orang yang berhasil ditangkap oleh anggota Reskrim Polsek Tembalang diketahui bernama Hendro Wahyu ( 32) warga Jl Dworowati, Krobokan, dan Dimas Yuda (23), Warga Jalan MT Haryono Semarang. Satu ditangkap oleh unit Resmob bernama Deni alias Black Sedangkan dua begal yang tewas bernama Ramadani (27) warga kelud, sampangan dan arif (25) warga Citarum.

 

Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Tembalang AKP Windoyo menjelaskan kejadian itu bermula saat ke enam begal tersebut mengendarai 3 sepeda motor melintas di kp Rowosari Krajan, Tembalang sekira pukul 02.30 dengan menggeber sepeda motornya, salah satu warga mengetahui kalau ke enam orang itu membawa parang sehingga berusaha menghentikan. Namun justru disabet hingga mengakibatkan tangan kiri Bagus Yulianto Pamungkas (20) warga Rowosari Krajan , Tembalang.

 

“Massa yang mengetahui salah satu warga terkena sabetan gobang di tangan pun spontan mengejar para begal tersebut, diduga 2 begal tidak menguasai medan, hingga akhirnya keduanya jatuh di jurang , satu tewas ditempat, satu tewas dalam perjalanan ke rumah sakit,” ungkap Windoyo saat dihubungi mediajateng.net, Minggu (25/9).

 

Jenasah 2 terduga begal yang jatuh di jurang galian C tembalang langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dr Kariadi Semarang. Sedangkan 3 orang yang ditangkap masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

 
Selain mengamankan 3 orang terduga begal, polisi juga mengamankan dua buah parang , sepeda motor Suzuki FU warna merah hitam No.pol H 5324 TP dan Suzuki smash No Pol H 6878 GE yang diduga digunakan terduga pelaku (MJ.303)

Comments are closed.