Semarang – Mediajateng.net

Mengakui bahwa semua aspirasi masyarakat tidak bisa tertampung dalam setiap kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang diselenggarakan setiap tahunnya, DPRD Kota Semarang secara resmi meluncurkan program E- SARAPAN nama lain dari program Saran Aspirasi dan Harapan. Menurut Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, dengan adanya program E- SARAPAN, pihaknya akan menerima seluruh saran, aspirasi dan yang menjadi keluhan masyarakat, tanpa terkecuali.

“Kami ingin selalu dekat dengan masyarakat setiap harinya. Dengan mekanisme aturan reses yang hanya diberlakukan setiap tahun hanya tiga kali, terasa kurang.Setiap aspirasi yang masuk dari masyarakat nantinya, selain bisa kami teruskan ke pemerintah. Juga bisa masuk menjadi aspirasi dalam penganggaran APBD.” jelas Supriyadi, dalam diskusi E- SARAPAN, di Hall Halaman Balaikota Semarang,Jumat (28/7)

Didalam program aplikasi tersebut, DPRD Kota Semarang juga ingin memastikan seluruh mekanisme masukan yang datang dari masyarakat, bersifat transparan dan selalu update, begitu pula dengan kinerja anggota DPRD sebagai wakil rakyat, menjadi lebih cepat.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Semarang, Dr. Nana Storada, mengatakan bahwa aplikasi E- SARAPAN adalah langkah sejalan dengan tujuan DPRD Kota menjadikan lembaga tersebut sebagai parlemen modern kedepan. Aplikasi ini tidak lagi membatasi masukan masyarakat berdasarkan daerah pemilihan.

“Dalam waktu tiga bulan ini, kami siap membantu pelaksanaan uji coba dari aplikasi ini. Kami siap melakukan filter setiap masukan dan untuk langsung terintegrasi dengan pihak yang berkewenangan.” tambah Nana

Pelaksanaan aplikasi E – SARAPAN sendiri baru dimulai, selain mendapatkan respon positif, masyarakat juga berharap program aplikasi ini tidak terkendala faktor teknologi di tangan masyarakat. (MJ-202)