DEMAK, Mediajateng.net – “Matur nuwun pak kapolres, mugi rejekine dilancarke, ditambahi kaleh Gusti Allah. Pangkate enggal mundak dhuwur. (terimakasih pak kapolres,semoga rejekinya lancar dan diberi lebih oleh Tuhan YME. Pangkatnya segera naik,” ucap Mbah Marni.

Keceriannya terpancar di wajah Mbah Marni. Wanita tua itu tersenyum sumringan ketika rombongan polisi mengunjungi rumahnya, Selasa (26/2/2019).

Mbah Marni langsung memeluk sang ketua rombongan, yang tak lain Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar.

Ya , Mbah Marni adalah seorang janda yang hidup sebatangkara di Desa Kedondong, Kecamatan Gajah, Demak. Dia mendapat bantuan dari Polres Demak melalui progam bedah rumah.

Kapolres Demak AKBP Arief mengatakan, program bedah rumah merupakan salah satu progam Polres Demak melanjutkan program kapolres sebelumnya.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan beban hidup beliau (Mbah Marni). Kalau ada yang membutuhkan pertolongan, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk membantunya, siapapun itu. Mari kita berbagi untuk sesama,” tutur AKBP Arief.

Proyek bedah rumah ditandai dengan peletakan batu pertama oleh
Kapolres Bahtiar, diikuti Heri , Kasi Tapem Kecamatan Gajah, Danramil Gajah Kapten Infantri Tulodo, Kabag Sumda Kompol Budiono selaku Ketua Panitia dan Pengurus Bhayangkari Cabang Demak.

“Sebelumnya, anggota melaporkan kondisi Mbah Marni yang hanya hidup sebatangkara di rumah kayunya. Selain sempit, rumahnya juga beralaskan tanah,” beber Kapolre Bahtiar.

Mendengar itu, AKBP Bahtiar yang dikenal sebagai kapolres dermawan itu, langsung tergerak hatinya dan mengunjungi rumah Mbah Marni untuk memberikan bantuan.

Kapolres Bahtiar menambahkan, kegiatan bedah rumah itu merupakan program Polres Demak dalam membantu masyarakat melalui zakat profesi anggota Polri.

“Kami berharap kegiatan ini bisa membantu memperbaiki rumah Mbah Marni yang sudah tidak layak huni,” terangnya.