SEMARANG, Mediajateng.net, – Puluhan warga RW III di Kelurahan Karangroto, Genuk, Kota Semarang melakukan kerja bakti membersihkan saluran air yang penuh dengan sampah rumah tangga, Minggu (23/12).

Kegiatan ini dilakukan mengingat musim hujan yang sudah terjadi di Kota Semarang sehingga saluran air perlu dibersihkan sebagai salah satu upaya mencerah terjadinya banjir.

Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Hanik Khoiru Solikah yang sedang melakukan reses ikut bersama warga membersihkan saluran air, dibantu juga oleh beberapa petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

“Kita sempatkan giat kerja bakti dengan warga, karena saya melihat sekilas saluran air, mulai dari selokan depan Kantor Kelurahan Karangroto dipenuhi sampah. Ini salah satu yang dapat menyebabkan banjir,” katanya.

Oleh karenanya, Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya warga Karangroto untuk tetap menjaga kebersihan saluran, dengan cara membuang sampah pada tempatnya.

“Perlu dilakukan giat kerja bakti rutin. Saling mengingatkan, sehingga saluran dapat bebas dari sampah. Ini luar biasa, sampah dari saluran sampai ada dua truk,” ungkap wakil rakyat perparas cantik ini.

Selain sampah, sedimen di saluran drainase tersebut juga sudah sangat tinggi, sehingga dapat menghambat jalan nya air jika hujan lebat tiba.

“Kita disini bersama Pak RW 03 untuk membuat tim kecil, dimana tim itu nanti akan rutin melakukan pengecekan dan mendorong warga untuk tetap menjaga lingkungan,” tandasnya.

Politisi PDIP ini juga mengapresiasi adanya bank sampah yang ada di Kelurahan Karangroto yang diinisiasi oleh Ketua RW setempat.

“Harus tetap di galakkan, ini salah satu giat yang positif dari warga. Disini kami juga akan terus memantau baik kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan ataupun progres dari bank sampah itu,” imbuhnya.

Salah satu warga Karangroto, Heri mengaku bersemangat melakukan kerja bakti, apalagi salah satu wakil rakyat ikut terjun langsung membantu warga memberishkan selokan yang penuh sampah dan sedimen.

Dikarenakan bertepatan dengan masa reses, dirinya bersama warga lain sekalian menyampaikan sejumlah masukan kepada Pemerintah Kota Semarang agar terus memperhatikan program kebersihan lingkungan di daerah pinggiran.

“Seperti hari ini ada truk milik Pemkot yang mengangkut sampah. Kami senang karena terbantu. Sampah tidak lagi mampet di saluran terutama dibawah jembatan saluran,” katanya. (ot/mj)