SEMARANG, Mediajateng.net, – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Semarang mendesak kepada DPRD Kota Semarang untuk segera melakukan pergantian antar waktu (PAW) bagi mantan kadernya, Sovan Haslin Pradana yang telah dipecat dari partai sejak Mei 2018 lalu. Hal itu mendesak dilakukan setelah ada keputusan dari Pengadilan Negeri Semarang yang tak mengabulkan gugatan Sovan Haslin Pradana atas pemecatan dirinya.

Sebelumnya, Sovan Haslin Pradana memang melakukan upaya hukum dengan mengajukan gugatan yang dilayangkan melalui Pengadilan Negeri Semarang, atas dasar keputusan DPD PAN Kota yang mengeluarkan surat keputusan pemberhentian tetap sebagai anggota PAN melalui SK Nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/091/V/2018 tanggal 31 Mei 2018.

“Setelah keluar putusan dari PN Semarang, kami langsung menyurati pimpinan DPRD Kota Semarang untuk menindaklanjuti putusan pengadilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apalagi sudah tak ada upaya hukum lagi dalam persoalan ini,” kata Wakil Ketua DPD PAN Kota Semarang Bidang Pengkaderan, Syaikhul Azhar, Kamis (29/11).

Selain putusan pengadilan, DPD PAN Kota Semarang juga sudah mengirimkan surat usulan pengganti antar waktu (PAW) atas anggota DPRD Sovan Haslin Pradana sesuai dengan ketentuan.

“Kami akan mengawal terus putusan ini. Sesaui ketentuan dalam wkatu 14 hari belum ada jawaban maka partai akan bersikap,” tandasnya.

Sebagai informasi, Sovan Haslin Pradana sebelumnya dinyatakan dipecat oleh DPD PAN Kota Semarang. SK pemecatan dikeluarkan berdasarkan ART PAN bab XIV Pasal 60 ayat 1 dan ayat 3 dan Peraturan Partai No 9 Tahun 2016 tentang Hubungan Partai dengan Fraksi PAN mengenai kewajiban berkontribusi ke partai.

Sebelum dipecat dari partainya, DPD PAN Kota Semarang pada tanggal 18 September 2017 telah menerbitkan surat peringatan pertama, dikarenakan wakil rakyat periode 2014-2019 ini tidak disipilin mengikuti kegiatan dan rapat-rapat kedewanan di DPRD Kota Semarang.

Surat peringatan kedua juga sudah dikeluarkan pada tanggal 27 Desember 2017. Surat tersebut diterbitkan karena Sovan Haslin Pradana mengindahkan surat peringatan pertama, dan tidak melaksanakan program partai terkait dengan KTA dan penyerahan data anggota partai sesuai putusan partai.

Hingga berita ini diturunkan, Mediajateng.net belum mendapatkan konfirmasi dikarenakan nomor telepon seluler Sovan Haslin Pradana sudah tidak aktif lagi. (ot/mj)