Semarang -mediajateng.net

Dinas Pendidikan Kota Semarang mengeluarkan surat edaran terkait dengan Larangan Perayaan Hari Kasih Sayang (Valentine Day) yang di tunjukan kepada Siswa/Siswi SMP se Kota Semarang dan Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan di Kota Semarang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin Mengatakan, Surat Edaran tersebut merupakan bentuk himbauan. hal tersebut bertujuan supaya anak didik tetap fokus dalam mengikuti segla kegiatan proses belajar mengajar di sekolah. 

“Itu kan di himbau, supaya anak anak itu pada posisi dia fokus pada pembelajaran, bnentunya himbauan,” katanya
 
Ia menjelaskan, Himbauan tersebut bertujuan supaya sekolah melakukan pemantauan kepada anak didik, sehingga anak didik tidak melakukan hal-hal negatif saat perayaan hari kasih sayang (Valentine Day). Menurutnya Sejauh kegiatan untuk memperingati Valentine Day dengan melakukan kegiatan yang positif, pihaknya tidak melarang. 

“Kecuali kegiatan bentuknya positif seperti pentas seni, kegiatan keagamaan, kegiatan oleh raga, itukan positif semua itu di perbolehkan.  Himbauanya itu terhadap kegiatan-kegiatan yang negatif, sepeti misalnya kumpul-kumpul sampai narkoba itu kan bahaya kan, jadi akan kita awasi itu,” Jelasnya. 

Dia Juga mengatakan, Kebiasaan saat moment Valentine, yakni berupa bagi bagi coklat masih dapat dilakukan oleh para siswa, asal dengan tujuan menjalin persaudaraan antar teman, gotong royong, maupun segala kegiatan positif lainya. 

“Bolehlah kalau hanya bagi bagi cokelat asal tujuanya persaudaraan dan gotong royong,” imbuhnya

Lebih lanjut Bunyamin menjelaskan, prinsip dari surat edaran tersebut yakni sebagai antisipasi serta perhatian kepada seluruh anak didik. Jangan smpai sekolah tidaka memberikan kepada para siswa sehingga anak didik melkukan kegiatan yang diluar norma atau aturan. 

Sementara dalam bentuk pengawasan, pihaknya sudah berkoordinasi dan memberikan arahan kepada para guru maupun pembina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) untuk memberikan arahan kepada anak didik di masing-masing sekolah. 

“Guru sudah diberi arahan secara rutin, bersama dengan teman teman pembina osis untuk memberi arahan kepada anak anak. kalian sebaiknya tidak mengikuti yang seperti ini, kalo yang seperti ini ya silahkan.. kan gitu to,” Ungkapnya. 

Terpisah Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakn, pada prinsipnya pihaknya tidak melarang perayaan hari kasih sayang (Valentine Day) alasan tidak melanggar norma-norma agama, dan tidak bertentangan dengan budaya Bangsa. 

Berkaittan dengan surat edaran tersebut, Hendi Sapaan akrab Hendrar Prihadi mengaku sudah mendengar adanya Surat Edaran dari Dinas pendidikan tetapi, belum secara detail mendapatkan penjelasan mengenai isi surat tersebut. 

“Prisipnya, jika ada anak muda sepanjang dia tidak melanggar norma-norma agama dan tidak bertentangan dengan budaya bangsa, dan bisa menjaga diri ya silahkan aja menurut saya,” Ungkapnya. ( MJ-606)