Semarang- mediajateng.net

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan kembali melakukan pembahasan secara khusus mengenai kebijakan anggaran pengelolaan SMA/ SMK. Hal ini dilakukan khususnya untuk empat wilayah di tingkat Jawa Tengah, mulai dari Kabupaten Karanganyar, Sukoharjo, Kota Semarang, dan Kudus. Disampaikan oleh Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sungkana, masih akan mempertimbangkan apakah empat wilayah tersebut diperbolehkan untuk menarik biaya pendidikan kepada setiap siswa.

“Faktanya seperti pemerintah daerah Kabupaten Karanganyar punya dana untuk membantu pendidikan tingkat menengah. Akan tetapi, hal ini kan sudah bukan kewenangannya. Nah kami akan mencari pola yang pas untuk itu.” tambah Sungkana

Dinas Pendidikan Jawa Tengah mengakui kebutuhan sekolah dalam hal belajar mengajar maupun sarana prasana, tidaklah sedikit. Setidaknya untuk biaya pendidikan satu siswa di tingkat menengah atas membutuhkan dana sekitar 2,5 juta rupiah per tahunnya.

Sekolah harus melakukan perhitungan secara transparan setiap kebutuhannya dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) bersama dengan komite sekolah. RKAS dibuat melalui pengawasan Dinas Pendidikan.

“Penentuan RKAS tidak bisa dilakukan seenaknya, terutama bagi siswa yang tidak mampu.”tegasnya (MJ-202)