Semarang – mediajateng.net

Seorang oknum Anggota Direktorat Reserse Narkotika dan Obat Berbahaya Polda Jateng AKP KW ditangkap Pengamanan Internal Polri (Paminal) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Jateng, di sebuah rumah makan  Jalan MT Haryono (Bangkong) Semarang Selatan, Jumat (1/12) sekitar pukul 14.00. Dalam penangkapan tersebut petugas menemukan sabu-sabu seberat 1 gram lebih dari tangan anggota tersebut.

“Bemar kami menangkap anggota Ditresnarkoba berinisial KW. Saat ditangkapi menemukan barang bukti sabu-sabu seberat 1 gram lebih. Dia itu sudah lama sebagai pengguna, makanya kami pantau terus hingga akhirnya penindakan kami lakukan,” ungkap Kabid Humas Polda Jateng Agus Triatmaja saat dihubungi melalui Telpon selulernya Sabtu (2/12).
Bersama barang bukti, lanjut dia, KW kemudian dibawa ke Paminal Bid Propam Polda Jateng yang kemudian diserahkan ke Ditresnarkoba tempat KW bertugas.

“Awalnya di Paminal, tapi untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait narkoba itu yang bersangkutan diserahkan ke Ditresnarkoba, satuannya sendiri,” ujarnya.

Namun apa yang disampaiakan Agus berbeda dengan .informasi yang beredar di luar dan menyebutkan bahwa AKP KW ditangkap saat hendak melakukab dugaan suap kepada pejanat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Polda Jateng terkait penanganan kasus Christian Jaya Kusuma alias Sancai, narapidana Lapas Pekalongan yang kedapatan mengendalikan sabu-sabu seberat 800 gram dari balik penjara yang ditangkap beberapa waktu lalu.

Informasi yang beredar menyebutkan, petugas menyita barang bukti Rp 500 juta dari tangan AKP KW. Uang ratusan juta yang sedianya akan digunakan sebagai uang pelicin atau suap yang diduga akan diberikan kepada salah satu pejabat di Badan Narkotika Nasional Provinsi ( BNNP) Jateng.

“Sudah saya cek ke Paminal, penangkapan KW bukan masalah suap itu tapi karena narkoba. Belum ada yang mengarah ke sana, tapi informasi itu (suap-red) tetap akan kami kembangkan. Pokoknya nanti kalau ada perkembangan pasti akan saya sampaikan,” pungkasnya. (MJ-303)