Semarang – mediajateng.net

Petugas Polrestabes Semarang dan Polsek Candisari menggerebek sebuah rumah mewah yang dihuni oleh beberapa Warga Negara Asing (WNA) yang diduga berasal dari Tiongkok. Rumah mewah milik Suryo yang dikontrak oleh orang bernama Andre sudah s berada di Jalan Kawi Raya 48 RT 07 RW XII, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah sejak setahun lalu

Ketua RT setempat Pujo Budiono mengungkapkan, penggerebekan ini bermula sekitar pukul 18.30 WIB saat dirinya mendapatkan laporan dari sekuriti rumah sebelah jika ada dua orang diduga WNA China melompat dari rumah tersebut

“sebelum Magrib, dapat laporan ada dua orang lompat dua rumah sebelah. Mereka meloncat sambil membawa koper,” ungkap Pujo Budiono di lokasi kejadian, Minggu (23/7).

IMG-20170723-WA0025

Curiga dengan kedua WNA yang melompati dua rumah, Pujo Budiono kemudian mencoba untuk mengecek rumah yang dicurigai itu bersama warga lainnya.

“Saya masuk dengan pak mujiono, langsung saya cek ketenu office bou. Saya tanyakan pengelolanya siaoa, Ada WNA yang melarikan diri saya suruh Pak Mujiono tolong kontak kepolisian tangani masalah ini,” ujar Pujiono.

IMG-20170723-WA0019

Saat petugas Polrestabes Semarang datang, Pujo Budiono bersama polisi mengecek kondisi di dalam rumah. Ternyata ada tiga orang WNA Tiongkok yang berada di dalam kamar.

“Ada 3 orang WNA, dan dua orang WNI ,” ungkap Pujo Budiono.

Pujo menambahkan, selain tiga orang WNA, di dalam rumah banyak terdapat server dan telepon yang tertata di atas meja. Selain itu juga ditemukan berkas-berkas kertas.

IMG-20170723-WA0013

Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Wiyono Eko Prasetyo saat dikonfirmasi belum bisa memberikan informasi lengkap lantaran terkendala bahasa disamping itu para WNA ini paspornya tidak ditemukan, namun sejumlah barang bukti berupa telepon dan beberapa server yang berada di rumah itu disita.

“Barang bukti telepon dan sebagainya, yang mencurigakan kami bawa,” ungkapnya

IMG-20170723-WA0015

Terkait adanya praktik penipuan lintas negara Wiyono tidak membantah tetapi belum memberikan keterangan secara detail.

” total WNA ada 7, 5 orang diamankan saat penggerebekan, sedangkan dua orang melarikan diri,ini kita kejar, Saat ini sedang dilakukan pemleriksaan di unit idik 1 Resum,” pungkasya ( MJ-303 )