Semarang – mediajateng.net

Warga Jalan Panda Timur I, Perumahan Palebon, Pedurungan,kota Semarang gempar setelah menemukan sesosok bayi laki-laki Selasa (7/11). Namun sayangnya, bayi yang diperkirakan lahir preamature itu akhirnya meninggal dunia.

Padahal ketika ditemukan pertama kali oleh Rahardian Ikhsan Pratama (19) dan Endang (60) bayi tersebut masih bergerak meskipun lemah.

Penemuan bayi laki-lakii malang bermula sekitar pukul 09.30 wib, saat itu Rahardian yang biasa disapa Ian itu pulang kuliah dan berhenti di depan rumahnya di Jalan Panda Timur IA, Nomor 16 itu. Saat hendsk masuk rumah dia melihat tas perempuan warna hitam yang mencurigakan.

“Saya parkirkan motor, ada tas cangking warna hitam di depan rumah persis. Saya tidak berani membukanya, terus saya lari dan ketemu tetangga, bu Endang untuk membuka tas itu,” ujar Ian.

Kemudian Ian bersama Endang kembali menuju lokasi untuk melihat tas tersebut. Oleh Endang tas itu dibuka. Begitu kagetnya, tas hitam itu berisi bayi laki-laki dan masih bernafas.

“Saya buka kaget melihat ada bayi dan masih gerak-gerak. Karena ketakutan, saya lari berteriak manggil ibu-ibu dan tetangga,” tutur Endang

Atas inisiatif warga, pak RT setempat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pedurungan. Sampai di lokasi, petugas meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan lokasi.

Petugas Inafis Polrestabes Semarang juga tiba di lokasi dan melakukan olah tkp. Sayangnya, saat petugas datang bayi tersebut sudah tidak bernafas alias meninggal dunia.

Kanit Reskrim Polsek Pedurungan, AKP Ali Santoso mengatakan, hasil olah tkp di dalam tas itu ditemukan sarung guling bermotif garisdan secarik kertas dengan tinta merah bertuliskan “Tolong rawat anak saya, Tegar Narendra, 7 November 2017”.

“Dapat informasi dari warga, petugas ke lokasi, Inafis juga. Ditemukan surat. Diduga dibuang oleh oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Kasus ini masih kita dalami,” ungka Ali saat nerada di lokasi.

Selanjutnya jenasah bayi malang tersebut dibawa ke Rumar Sakit dr Kariyadi Semarang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (MJ-303)