Semarang-mediajateng.net

Seorang mahasiswa nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri disebuah rumah Jalan Bintoro II No. 44 Rt. 08 Rw. 07 Kel. Pandean Lamper Kec. Gayamsari Semarang , Selasa (21/3) sekira pukul 16.30. Petugas juga menemukan selembar kertas yang ditujukan pada seorang wanita. Diduga korban sudah meninggal dunia sejak hari Jum’at (17/3) lantaran kondisinya sudah mulai membusuk.

Korban diketahui bernama Bayu Nugroho (19) Halmahera II / 5 Rt. 04 / 05 Kel. Karangtempel Semarang Timur. Korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan sabuk beladiri berwarna putih. Sedang tak jauh dari korban ditemukan selembar kertas dengan tulisan
“MAAFIN AKU MI..AKU AKAN SAYANG SAMA KAMU WALAUPUN AKU MATI”…LOVE U LIAN.

Dari keterangan Kapolsek Gayamsari Kompol Dedy Mulyadi mengatakan bahwa korban ditemukan pertama kali oleh Pembantunya bernama Hana Widyanrngtyas (40) yang saat itu hendak membersihkan kamar korban

“Korban tinggal sendirian, Pembantunya membersihkan rumah tiap hari selasa dan jum’at, saksi terakhir ketemu dengan korban pada hari jum’at tanggal 17 Maret 2017 sekira pkl. 16.30,” ungkap Dedy

Saat membuka pintu dan mencium bau busuk di kamar korban , Pembantunya langsung menutup kembali pintu kamar dan memberitahu keluarga dan tetangga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gayamsari.

Mendapat laporan petugas Polsek Gayamsari langsung menghubungi Infasi dan SPK Polrestabes Semarang untuk melakukan olah TKP. Dari peneriksaan sementara tidak ditemukan bekas tanda penganiayaan, dan jenazah langsung dibawa ke RSUP Kariadi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Tidak ada tanda bekas penganiayaan, kita hanya menyita sepucuk surat yang diduga ditulis korban yang ditujukan kepada seorang wanita. Ini masih mita selidiki,” pungkas Dedy. (MJ-303)