Semarang- mediajateng.net

Dua orang pelajar tewas dalam sebuah kecelakaan tunggal di Jalan Arteri Soekarno Hatta atau tepatnya di depan Omah Jones, Jum’at (14/4) sekira pukul 23.30. Keduanya tewas setelah motor yang dikendarainya melaju dengan kecepatan tinggi menabrak trotoar dan gardu PLN .

Korban diketahui bernama Zikri Maulana Muhamad (15) Warga Pondok Raden Patah Sayung Demak. Korban saat kejadian sebagai pengendara Sepeda Motor Honda Vario dengan Nomor Polisi H-3474-MJ. Zikri mengalami luka cedera kepala berat, dan meniggal dunia di TKP sebelum dibawa ke RS.Panti Wilasa Citarum Semarang. Sementara rekanya yang berada dibelakang (membonceng) bernama Bagus (15) Warga , Pondok Raden Patah, Sayung, Demak. Korban juga mengalami cedera berat dikepala dan meninggal dunia saat perjalanan menuju Rumah Sakit Pantiwiloso Citarum.

Dari keterangan Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Catur Gatot Effendi melalui Kanit Laka Lantas AKP Sugito mengatakan sebelum tewas menabrak trotoar dan gardu PLN kedua pelajar ini memacu kendaraanya dalam kecepatan tinggi.

“Motor korban berjalan dari arah Barat (Citarum) ke arah Timur (Pedurungan) di duga melaju dengan kecepatan tinggi dan pengendara tidak bisa mengendalikan laju kendaraan sehingga oleng ke kiri menabrak trotoar dan gardu PLN kemudian terjatuh dalam kondisi kritis, keduanya luka berat bagian kepala dan meninggal di tempat dan yang satu meninggal dalam perjalanan,” ungkap Sugito.

Sementara dari informasi yang didapatkam oleh mediajateng.net, bahwa keduanya saat mengendarai motor tidak mengenakan helm. Melihat usianya dipastikan korban juga belum mempunyai Surat Ijin Mengemudi, dan diduga mengkonsumsi miras. Hal ini diketahui oleh beberapa orang yang saat membatu mengangkat, dari mulut korban tercium bau alkohol yang menyengat.

” ini masih dalam penyidikan petugas unit laka lantas terkait penyebab kecelakaan. Untuk masalah konsumsi miras atau pil, masih dalam penyelidikan,”Pungkas Sugito. ( MJ-303)