Semarang-mediajateng.net

Seorang pemancing menemukan sebuah orok di Jalan Arteri Yos Sudarso tepatnya depan eks GOR Yadora Semarang Barat. Saat ditemukan orok teraebut terbungkus didalam plastik. Diduga, orok yang masih berusia lima bulan ini sengaja dibuang oleh orangtuanya.

Orok tersebut kali pertama ditemukan seorang bernama Arif Subekhan alias Peking, 43, yang awalnya sedang memancing di pertambakan kawasan Tanah Mas, Semarang Barat, Senin (11/12) sekitar pukul 09.15. 

Kemudian laki-laki warga Jalan Palgunadi, Kelurahan Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara berprofesi tambal ban ini beranjak dan hendak pindah tempat lokasi di dekat sekitaran Jembatan Arteri. 

Belum jauh berjalan, Arif melihat bungkusan plastik di pinggir jalan tersebut yang dirasa mencurigakan. Merasa penasaran, Arif kemudian menyambangi bungkusan tersebut dan membukanya. Dan betapa kagetnya
bungkusan plastik tersebut tidak lain adalah bayi yang sudah meninggal. Melihat hal ini, Arif langsung menyambangi security Terang Bangsa diketahui bernama Supratman yang tidak jauh dari lokasi temuan dan melaporkan ke Polsek Semarang Barat.

Kapolsek Semarang Barat Kompol Nur Cahyo membernarkan adanya temuan orok yang ditemukan oleh warga saat sedang melintas di jalan tersebut. Pihaknya juga telah mendatangi lokasi kejadian bersama Inafis dan melakukan olah TKP.

“Awalnya saksi berjalan kaki di tepi jalan melihat ada sebungkus plastik warna hitam dan didalamnya didapati orok bayi (sudah meninggal),” ungkapnya Senin (11/12) kemarin.

Setelah itu, orok tersebut dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna keperluan penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara, orok yang sengaja dibuang tersebut masih berusia belum sampai enam bulan.

“Diperkirakan berusia 5 bulan, sdh berbentuk bayi belum diketahui kelaminnya. Ini masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (MJ-303)