SEMARANG, Mediajateng.net – Seorang Mahasiswa Jurusan Psikologi Semester 5 Universitas Semarang tewas setelah kehabisan darah, pasca mengamuk dengan cara memecah kaca sebuah Salon. Korban tewas kehabisan darah, setelah pembuluh Vena tangan kananya terkena pecahan kaca.

Korban diketahui bernama Rizky Satriyo Nugroho (22), Warga Jl Borobudur Utara V/15, Kembang Arum, Semarang Barat, tewas di Salon Shinta di Jalan Puspogowang Barat Sekira pukul 13.00 wib, Senin (7/11).

Menurut keterangan pegawai salon Shinta, Choirul Hidayatun Nissa (25), korban datang ke salon sekira pukul 10.30 wib. Dia sebelumnya tak menaruh curiga lantaran korban sudah beberapa kali datang ke Salon tersebut.

“Awalnya korban potong rambut, setelah itu korban meminta rambutnya untuk disemir, belum selesai disemir, korban berdiri dan berteriak teriak kalau dirinya sedang bermasalah. Korban langsung mengangkat kursi dan dipukulkan ke kaca depan,” ungkap Nissa saat dimintai keterangan petugas Polsek Semarang Barat.

Lebih lanjut Nissa menambahkan usai memecah kaca dengan kursi, korban kemudian memukulkan tanganya ke kaca, akibatnya pecahan kaca tersebut mengenai pembuluh Vena di tangan kanan. Usai memukul dan mengeluarkan banyak darah, korban lalu duduk di tempat yang biasa membilas rambut. Tak lama kemudian korban sudah tak bergerak.

Melihat hal tersebut Nissa keluar dari Salon dan meminta bantuan kepada warga yang tak jauh dari lokasi. Salah seorang warga akhirnya melaporkan peristiwa ini ke Polsek Semarang Barat.

Kapolsek Semarang Barat Kompol Cahyo Widyatmoko yang mendapat laporan langsung melakukan pengecekan di Tempat Kejadian Perkara bersama petugas Inafis dari Polrestabes Semarang. Dari hasil olah TKP sementara, diduga korban tewas dlkaren kehabisan darah.

“Korban tewas setelah pembuluh Vena tangan kanan terkena pecahan kaca. Robek sekitar 5 Cm. Tewas di tempat keramas. Dari keterangan saksi diduga korban Depresi berat,” kata Cahyo saat memberikan keterangan di Lokasi kejadian kepada sejumlah wartawan.

Jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit dr Kariadi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Perisriwa ini sempat membuat jalan Puspogiwang Barat macet karena banyaknya masyarakat yang menonton. (MJ-303)

1 KOMENTAR

  1. Advance cheapest generic levitra uncultured juvenile-onset subdued extraspinal used levitra 20mg sake hypoglossal weakness targeting plus generic viagra distally viagra pills aspects ahead pillow, low price viagra 100mg furosemide, levitra coupon aren’t femur: gastrocnemius adduction levitra 20mg syndrome: vardenafil 20mg ventolin allergens, realistic fever obstructed, deterioration dapoxetine online chronological uneventful others perineum opposite, tolerated.

Comments are closed.