Semarang – mediajateng.net

Tiga orang pemuda asal Kudus menjadi korban penganiayaan segerombolan geng motor yang menggunakan Suzuki Satria Fu di sebuah warung depan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Jalan Pemuda Semarang, minggu (13/8) sekira pukul 01.30. Akibat kejadian ini korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan sekujur wajah

Korban bernama Eko Cahyo Setyo N (21) warga ds Krajan, kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Sementara dua rekanya Nugroho dan Riski juga mengalani sejumlah luka. Korban baru melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian pada hari Senin (14/8) lantaran masih menjalanii perawatan.

Dari keterangan Eko menyebutkan saat itu dirinya bersama Nurgroho dan Riski mengendarai sepeda motor dari Kudus. Sesampainya di salah satu swalayan Jalan Raya Kaligaelwe tiba-tiba dipepet oleh segerombolan geng motor yang berjumlah kurang lebih 20 orang .

” mereka naik suzuki satria fu dan ninja, kita bertiga di pepet dan berada ditengah gerombolan. Merrka berteriak meneror sambil menendang dan berusaha memukul. Kita gak bisa berbuat apa-apa,” ujar Eko saat dimintai keterangan di SPK Mapolrestabes Semarang.

Eko menambahkan, dirinya bersama dua rekanya baru bisa meloloskan diri dari kepungan saat di Jalan Pemuda. Saat itu Eko langsung menuju ke sebuah warung di depan Anjungan Tunai Mandiri berusaha untuk sembunyi.

“maksud saya bersembunyi di warung, namun ketahuan. Mereka langsung memukul sekenanya menggunakan gelas, mangkok, piring dan barang yang ada di sekitar warung. Setelah merusak warung dan menganiaya mereka kabur ke arah selatan,” imbuh Eko

Selanjutnya Eko dan dua rekanya dibawa ke RSUP dr Kariadi oleh petugas piket Reskrim Polrestabes yang mendapat laporan dari warga. Kasus penganiayaan ini selanjutnya ditangani oleh petugas Reskrim untuk penyelidikan lebih lanjut ( MJ-303)