Grobogan-mediajateng.net- Anggota DPRD Grobogan yang bertugas pada masa bakti 2014-2019 akan berakhir Agustus mendatang. Karena itu, DPRD menargetkan lima rancangan peraturan daerah (Raperda) yang belum selesai masa pembahasannya akan dituntaskan sebelum Agustus 2019. Hal tersebut dikatakan Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto usai rapat paripurna pertama di tahun 2019, Senin (7/1/2019).

Lima raperda yang sedang dalam proses pembahasan tersebut antara lain, perubahan ketiga atas Perda no 4/2012 tentang Retribusi Perizinan Tertentu yang saat ini sedang menunggu evaluasi dari Gubernur Jawa Tengah. Selain itu, ada Raperda Penyelenggaraaan Penanaman Modal, Raperda Penyelenggaraan Pendidikan, Perubahan atas Perda No 7/2012 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah Grobogan tahun 2011-2023, serta Rancangan Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Grobogan.

“Nantinya akan kam tindak lanjuti dengan rapat internal fraksi. Apakah memungkinkan dapat diselesaikan sebelum masa akhir jabatan atau tidak. Sebabnya, di Agustus nanti, masa jabatan anggota DPRD Grobogan periode 2014-2019 akan berakhir,” tutur politisi dari F-PDIP tersebut.

Agenda rapat paripurna pertama di tahun 2019 ini yaitu laporan DPRD Grobogan mengenai kegiatan dan produk DPRD di tahun sidang serta penetapan perubahan keanggotaan alat kelengkapan dewan 2019.
Dalam penejelasannya, Agus Siswanto mengungkapkan, DPRD telah menetapkan 12 perda, 1 buah peraturan DPRD, 46 Keputusan DPRD serta 21 buah Keputusan Pimpinan DPRD. Penetapan tersebut sudah dilakukan sepanjang 2018.

Selain itu, pihaknya juga telah mengubah keanggotaan alat kelengkapan DPRD. Perubahan yang pertama menindaklanjuti dari Keputusan Fraksi Nurani Keadilan DPRD Grobogan yang tertian dalam surat bernomor 1/F-NK/I/2019. Kedua menindaklanuti keputusan Fraksi Demokrat dalam surat bernomor 1-F-P Demokrat/I/2019.

“Fraksi Nurani Keadilan mengusulkan perubahan keanggotaan Badan Kehormatan atas nama Sumarli menggantikan M Qannieqna. Untuk Fraksi Demokrat mengusulkan susunan pimpinan dan anggota Fraksi Demokrat. Hal ini menyusul telah meninggalnya ketua Fraksi Demokrat, Mugiharni beberapa waktu lalu,” tutup Agus Siswanto. (Ag-MJ)