GROBOGAN, Mediajateng.net – Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror menangkap seorang terduga teroris di dusun Kemantren Desa Godong Kecamatan Godong. Selasa (14/5).

Ahmad Hafid (26) warga Prampelan RT 08 RW 06 Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang tersebut ditangkap empat anggota Densus usai jalankan ibadah Salat subuh di masjid Ataqwa tak jauh dari rumah kontrakannya.

Kepala Desa Godong, Zaenal Arifin membenarkan adanya warga yang ditangkap oleh Densus 88 Anti Teror. Menurut penuturannya saat ditemui wartawan, warga yang ditangkap tersebut mengontrak rumah milik Wardi.

“Betul tadi ada penangkapan dari kepolisian tapi yang ditangkap bukan warga asli sini hanya kontrak,” kata Zaenal Arifin.

Dijelaskan juga, saat hendak ditangkap petugas, Ahmad sempat melakukan perlawanan. Namun, keempat anggota Densus 88 tersebut berhasil mengamankan pria yang belum diketahui apa perannya dalam jaringan teroris ini.

Sementara warga lain yang tinggal di sekitar rumah terduga pelaku baru mengetahui kejadian tersebut dari para pedagang yang berjualan di Pasar Godong.

“Banyak tetangga malah tahu dari pedagang yang jualan di pasar karena penangkapan di masjid yang ada di deket pasar,” tambah Zaenal.

Dari pantauan mediajateng.net, rumah yang ditempati Ahmad dan keluarganya ini berada di tengah gang sempit yang hanya dapat dilalui motor saja. Mereka menempati rumah kontrakan berdinding biru tersebut lima bulan terakhir.

Sementara itu, Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq melalui Bagian Humas membenarkan adanya penangkapan terduga teroris tersebut. Penangkapan tersebut langsung dari Mabes Polres Grobogan.

“Polres Grobogan hanya melakukan back-up pengamanan saja,” kata sumber dari bagian humas Polres Grobogan.