DEMAK, Mediajateng.net – KPU Kabupaten Demak terus mensosialisasikan kepemiluan ke segala aspek, termasuk menyasar pemilih pemula.

Abdul Latif Menco, Komisioner KPU Demak Divisi Teknik Penyelenggaraan, mengatakan di era milenial, pemilih pemula adalah pemilih yang menentukan, karena itu KPU Demak akan berupaya semaksimal mungkin mensosialisasikan hal-hal terkait pemilu dan memberikan pendidikan politik bagi pemilih pemula.

“Nanti pada Januari 2019, KPU Demak akan menyasar sekolah – sekolah dalam melakukan sosialisasi pemilu,” kata Menco, Senin (24/12).

Menurutnya, aktor dalan pemilu ada tiga, yakni warga negara selaku pemilih termasuk pemilih pemula, di mana tingkat partisipasi warga negara menjadi tolak ukur kesuksesan pemilu.

Kemudian peserta pemilu, di mana ada tiga yaitu partai politik, peserta pemilu dari perseorangan dan pasangan calon yang berkoalisi serta penyelenggara pemilu.

“Sebagai pemilih milenial, jangan jadi pemilih yang kuno, dimana saat ini milenial harus bisa menjadi pemilih yang cerdas dan berdaulat,” bebernya.

Menurut Menco, pemilu merupakan bagian dari demokrasi dan Pemilu 2019 menjadi tonggak awal, dimana jika sukses maka Indonesia akan menjadi Epusentrum Demokrasi (pusat study dan kajian demokrasi negara dunia).

Pasalnya Indonesia satu-satunya negara yang melakukan pemilu tanpa konflik berarti, sehingga banyak sekali oknum – oknum yang berusaha membuat pemilu itu tidak sukses.

“Mari kita sama-sama berperan agar Indonesia berhasil menjalankan proses demokrasi ini dengan baik, berdaular dan bermartabat. Demokrasi berjalan sukses tanpa ekses,” tutupnya.