BATANG- mediajateng.net

Teka teki pengganti pelatih Persibat Batang Lukas Tumbuan yang mangkir pekan lalu, akhirnya terjawab sudah.
Manajemen Persibat sebelumnya memberikan sinyal adanya 3 kandidat pelatih yang sudah masuk pada meja manajemen yaitu Riono Asnan, Hanafing, Dan Daniel Roekito.

Nama-nama itu bukan nama biasa bahkan lebih cemerlang namanya dibanding pelatih lama Lukas Tumbuan dan para kandidat memiliki prestasi yang baik di gelaran sepak bola Indonesia.

Namun, manajemen harus memilih 1 di antara 3 nama kandidat pelatih yang muncul. Pada akhirnya bertempat di Hotel Sendang Sari Batang tim manajemen secara resmi mengontrak pelatih kawakan Daniel Roekito.

Pada keterangan resmi, CEO PT Persibat Batang Dhedy Irawan mengumumkan langsung pelatih yang baru. Menurutnya, penantian suporter dan pecinta sepak bola Batang tentang sosok pelatih Persibat kini sudah terjawab.

“Hari ini sudah ada kesepakatan dan adanya kecocokan bahwa Pak Daniel Roekito resmi menjadi Pelatih baru Persibat Batang. Dan harapan dari manajemen datangnya pak Daniel bisa mendongkrak rangking Persibat untuk lebih baik dan paling tidak targetnya dapat melanjutkan ke babak selanjutnya” kata Dhedy dalam keterangannya di Hotel Sendang Sari Batang, Senin (29/5).

Pada kesempatan itu, Daniel mengungkapkan akan berusaha untuk dapat membantu Persibat agar bisa bangkit dan bisa kembali menjadi yang lebih baik. “Paling tidak saya sudah ada gambaran untuk jadwal pemain nanti kapan akan saya mulai kumpulkan dan pada 5 Juni nanti kita mulai melakukan latihan di lapangan,” jelasnya.

Dalam tim sepak bola, pihaknya menjabarkan secara jelas apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan pemain terbaik. Daniel akan menerapkan lima yang harus ada pada diri pemain yakni pertama karakter, kedua cara main, yang ketiga fisik, yang kempat mental yang paling penting dalam membentuk pemain, dan yang terakhir adalah suasana tim.

“Dari itulah kita bisa membangun tim yang baik,” kata Daniel.

Daniel sendiri adalah sosok pelatih yang tidak asing lagi di kancah persepak bolaan Indonesia antara lain tim sekelas Arema Malang, Persib Bandung, Persisam Samarinda, dan bahkan prestasi yang paling cemerlang adalah mengantarkah Persik Kediri juara Liga Indonesia tahun 2006 setelah mengalahkan PSIS di final yang digelar di Solo pada waktu itu.

Datangnya pelatih baru ini setidaknya menjadi harapan besar masyarakat pecinta sepak bola untuk prestasi Persibat yang lebih baik. ( MJ-303)