Dakwaan Tidak Terbukti, PN Semarang Vonis Bebas Ketua KSP Intidana

Semarang, mediajateng.net, Pengadilan Negeri (PN) Semarang memutuskan tidak bersalah dan bebas murni kepada Budiman Gandi Suparman.

Budiman Gandi Suparman dituduh memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu data otentik, sehingga terpilih sebagai Ketua Umum Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana. Ia didakwa melanggar Pasal 266 KUHP dan 263 KUHP.

Namun, dalam sidang putusan Kamis (11/11/2021), Ketua Majelis Hakim CH Retno Damayanti memutuskan bahwa dakwaan jaksa tersebut tidak terbukti.

Menurut hakim, tidak ada rekayasa dalam pemilihan Ketum KSP Intidana. Pemilihan tersebut telah melalui proses yang sah, yakni dipilih oleh anggota koperasi dalam forum rapat anggota.

Perwakilan kuasa hukum Budiman, Satria Winisuddha mengaku puas dengan putusan majelis hakim. Sebab, ini menjadi bukti bahwa kliennya tidak melakukan tindak pidana.

Selain itu, putusan tersebut menunjukkan bahwa hasil Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) KSP Intidana 1 November 2015 dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP Intidana pada 27 Februari 2016 telah teruji keabsahannya.

“Artinya Pak Budiman sah terpilih menjadi ketua umum. Tidak ada rekayasa ataupun pemalsuan dokumen,” ungkapnya, Jumat (12/11/2021).

Sebagai informasi, Budiman Gandi Suparman terhitung sudah berulangkali mencoba dipidanakan oleh anggotanya. Namun tuduhan itu selalu tidak terbukti sehingga penanganan kasusnya dihentikan di tingkat penyidikan.

Baru kali ini perkaranya sampai masuk persidangan. Itu pun tidak terbukti.

Budiman berharap semua pihak menghormati putusan pengadilan dan tidak ada pelaporan-pelaporan lagi. Dia mengajak untuk mendukung penyelesaian tanggungan KSP Intidana dalam perkara lain.

Kepengurusan yang dipimpin Budiman telah berhasil pengembalian dana anggotanya sesuai putusan perdamaian dengan skema pembayaran senilai Rp133,4 miliar. Sekarang sedang berjalan skema IV dan V, sehingga tersisa Rp796,6 miliar.(ot/mj)