Semarang-mediajateng.net

Sebuah CPU komputer yang berada di ruangan kelas SD Bernardus, Yayasan Pangudi Lubur Jalan dr Soetomo No..4, Randusari, Semarang Selatan kota Semarang hilang dicuri Minggu (26/3) Diduga pelaku memanfaatkan situasi keramaian lantaran pada hari itu ada ujian kenaikan tingkat beladiri.

Dari keterangan Martinus Dani Winantoro (35) waega Candisari 1 Rt 003/008 , Candisnari Senarang selaku perwakilan sekolah mengatakan, pencurian ini baru diketahui Senin (27/3) sekira pukul 07.00 saat salah seorang guru bernama Pius Tri Joko masuk ke ruang kelas VI-E sudah tidak mendapati CPU tersebut.

” setelah dicek di cctv ada orang tak dikenal masuk ke ruang kelas VI-E pada hari minggu (26/3) pada pukul 10.00. Pintu kelas memang tidak ditutup karena saat itu ada kegiatan. Jadi memang tidak ada kerusakan,” Ungkap Martinus dihadapan petugas SPKT.

Salan kesempatan tersebut martinus nyga mengungkapkan bahwa CPU yang ditaksir seharga Rp.5 juta ini berisi file gile pentung diantaranya daftar nama peserta ujian beserta nilai pada tahun ajaran lalu atau tahun ajaran 2016.

“Itu nilai dan nama peserta seharusnya akan dbuat lampiran dari proposal yang akan diserahkan pada dinas pendidikan,”imbuhnya.

Kini kasus pencurian ini ditangani oleh petugas reskrim polresta es Senarang. (MJ-303)