SEMARANG, Mediajateng.net, – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Semarang memusnahkan sebanyak 28 ribu keping E-KTP bekas yang telah rusak dan invalid di halaman kantor Dispendukcapil, Rabu (19/12).

Pemusnahan ribuan keping E-KTP yang tidak terpakai lagi itu dilakukan untuk mengantisipasi kerawanan pemalsuan data dan sesuai dengan instruksi surat edaran dari Menteri Dalam Negeri nomor 470.13/11176/SJ tanggal 13 Desember 2018 tentang penataan usahaan KTP elektronik rusak dan invalid.

“Jumlah KTP elektronik yang dimusnahkan totalnya 28.128 keping. Untuk hari ini KTP elektronik yang dibakar sebanyak 22.752 keping. Sedangkan Jumat lalu (14/12) kami juga telah membakar sebanyak 5.376 keping. Semuanya adalah KTP invalid, KTP itu bisa rusak, perubahan elemen data di dalamnya sehingga tidak sesuai lagi dengan pemegangnya itu kita tarik. Kemudian pemegang KTP yang pindah dan datang, KTP dari luar daerah yang masuk kota Semarang juga kita tarik, “ujarnya.

Lebih lanjut Adi Tri Hananto menambahkan, untuk pengumpulan KTP invalid tersebut dari kurun waktu tahun 2011 sampai sekarang. Sebelumnya pada beberapa waktu yang lalu, pihaknya hanya menyimpan KTP elektronik yang rusak tersebut dan menyetorkan ke Kemendagri.

“Diharapkan dengan pemusnahan KTP elektronik yang tidak terpakai lagi ini tidak membuat resah masyarakat. Karena banyaknya kasus pemalsuan data yang kemarin sempat banyak muncul di media,”terangnya. (ot/mj)