SEMARANG, Mediajateng.net, – Menghadapi musim hujan, sejumlah saluran di Kota Semarang yang mengalami penyumbatan menjadi prioritas untuk dibersihkan. Seperti saluran di Jalan Medoho, tepatnya dibawah jembatan tol,yang sedang dilakukan kegiatan pengerukan sedimen dan pemasangan box culvert.

“Kondisi saluran bumpet (tersumbat,red). Panjang saluran 13m. Crossing yang lama tidak berfungsi lagi sehingga dibongkar lalu dipasang box culvert yang baru ukuran 1 meter. Kita kerahkan dua alat berat agar pekerjaan selesai dalam waktu 3 hari,” ujar Kasie Pengelolaan dan Pengembangan Drainase Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Semarang, Hisyam Ashari. Selasa (22/10).

Selama proses pengerjaan, Hisyam mengatakan, arus lalu lintas sepanjang Jalan Medoho dibuat satu arah. Pada malam harinya, pekerjaan tetap dilakukan lebih maksimal karena arus lalu lintas sepi.

“Kami sudah koordinasi dengan kepolisian terkait pengaturan arus lalu lintas. Karena kita tahu di Jalan Medoho padat kendaraan tiap harinya, apalagi pada jam sibuk pagi dan sore,” katanya.

Selain di Jalan Medoho, kegiatan pengerukan sedimen saluran juga dilakukan di Simongan Wilayah Semarang Barat, Dempel di Tlogosari, Banjardowo Genuk, Kali Tenggang, Mangkang Kulon di Tugu, lalu di Jalan Kalisodor Gayamsari.

“Berbagai upaya kami lakukan agar semua saluran yang tersumbat kembali lancar alirannya. Sehingga saat terjadi hujan, bisa mengurangi genangan dan banjir,” tambahnya.

Sebelumnya, Walikota Semarang Hendrar Prihadi meminta Dinas PU Kota Semarang untuk melakukan antisipasi menghadapi musim hujan, salah satunya melakukan pengerukan sedimen saluran.  Hal ini perlu dilakukan agar saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, aliran air tidak meluap ke permukaan.

“Sebagai langkah antisipasi, saya minta Dinas PU muter-muter cek saluran. Kalau ada yang tersumbat, saya minta segera dikeruk sedimennya,” pinta Walikota dengan tegas.

Walikota yang akrab disapa Hendi itu juga meminta kepada seluruh warga untuk tidak membuang sampah di saluran dan sungai. Dikarenakan akan berdampak pada penyumbatan saluran sehingga air bisa meluap ke permukaan. (ot/mj)