DEMAK, Mediajateng.net – Dalam beberapa hari kedepan, jembatan Kali Tuntang, yang berada di Jalur Pantura Demak akan segera dilakukan perbaikan. Perbaikan jembatan yang dikenal warga dengan Jembatan Kalikondang itu, dilaksanakan pada September ini.

Adapun perbaikan jembatan dengan panjang 60 meter dan lebar 9 meter itu, hanya pada plat penyangga bagian bawah jembatan dan alas cor beton jembatan yang sudah retak.

” Jadi, tidak dilakukan pembongkaran total, hanya sebagian badan jembatan yang dibongkar, bukan seluruhnya. Kita hanya mengganti plat penyangga jembatan yang sudah karatan (korosi),” kata Suroso, Koordinator Pelaksana Proyek Perbaikan Jembatan Kali Tuntang, seusai meninjau lokasi bersama Kasatlantas Polres Demak, AKP Christian C Lolowang

Proses perbaikan jembatan yang menelan anggaran sekitar Rp 300 juta lebih itu, membutuhkan waktu kurang lebih tiga minggu.

“Jika sesuai jadwal, kita mulai proses perbaikan jembatan tanggal 7 September dan targetnya selesai akhir September, ” paparnya.

Selama proses perbaikan Jembatan Kalikondang yang dimulai tanggal 7 September, diperkirakan akan terjadi kemacetan panjang di Jalur Pantura Demak, pasalnya sisi jembatan arah Demak menuju Semarang akan ditutup total.

Untuk mengantisipasi kemacetan di Jalan Nasional itu, Satlantas Polres Demak melakukan rekayasa lalu lintas, sistem buka tutup atau Contra Flow.

“Penumpukan kendaraan pastinya akan terjadi , karena jembatan dalam perbaikan. Nantinya akan kami lakukan contra flow sebelum dan sesudah jembatan. Ada anggota yang berjaga untuk mengatur lalu lintas,” kata Kasatlantas Polres Demak, AKP Christian C Lolowang.

Guna meminimalisir kemacetan panjang, dihimbau kepada pengguna jalan, khususnya mobil pribadi agar melalui jalur alternatif, baik dari arah Semarang maupun dari Demak.

“Rambu-rambu jalur alternatif sudah kami siapkan, silakan lewat jalur tersebut,” ujarnya.

Adapun jalur alternatif dari timur (Kudus) ke barat (Semarang) dapat melewati Pasar Gajah-Dempet-Kebonagung-Karangawen-Mranggen-Semarang.

Dari arah yang sama juga dapat melewati Jalur Lingkar-Wonosalam-Dempet-Kebonagung-Karangawen-Mranggen-Semarang.

Atau bisa melalui Jalan Lingkar-Jogoloyo(Wonosalam)-Ploso (Karangtengah) -Guntur-Karangawen-Mranggen-Semarang.

Sedangkan dari barat ke timur melewati jalur Genuk-Mranggen-Karangawen-Kebonagung-Dempet-Gajah dan Karanganyar, atau bisa juga Sayung-Guntur-Karangawen -Kebonagung-Dempet.