Cakar Penagih Hutang, Seorang Wanita Dipolisikan

Semarang,Medijateng.net-Seorang ibu rumah tangga melaporkan kasus penganiayaan ke Sentra Pelayanan Kepolisian terpadu Polrestabes Semarang lantaran dianiaya dengan cara dicakar saat melintas di jalan raya Yos Sudarso pada hari kamis (29/12) sekira pukul 11.00.

Korban penganiayaan diketahui bernama Lisyati (36) warga Mawar Sari Rt 008/Rw 003, Kuningan, Semarang Utara. Korban mengalami luka pada bawah mata kanan dan kiri akibat terkena cakaran dari Sri Murti alias Gembes.

Dari kerterangan korban diketahui peristiwa itu bermula saat korban hendak menagih hutang pada Pandoyo yang tak lain adalah suami dari terlapor. Dari keterangan korban bahwa suami terlapor ini masih mempunyai hutang sebesar Rp.500 Ribu.

“Saya dijanjikan oleh Pandoyo tanggal 10 Desember, karena tak menepati janji akhirnya saya putuskan utuk menghubungi lewat hp tapi tidak tersambung. Hari kamis (29/12) melihat Pandoyo di pasar dekat rumah saya samperin dan tagih,” ujar Lisyati saat dimintai keterangan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polrestabes Semarang Jum’at (30/12).

Lisyati menambahkan, usai bertemu Pandoyo di Pasar, korban berencana pulang ke rumah. Namun saat melewati Jalan Arteri Yos Sudarso tiba-tiba dicegat oleh seorang wanita yang diketahui sebagai istri Pandoyo.

“Tiba-tiba saat di Arteri Yos Sudarso Sri murti alias gembes mencegat dan menyerang saya dengan cara mencakar,” imbuhnya

Diduga Sri Murti menyerang korban lantaran tidak terima karena suaminya ditagih hutang saat bertemu di pasar. Kasus ini masih dalam penangann unit Satreskrim Polreatabes Semarang (MJ-303)

Comments are closed.