Buruh Menang Gugatan, PT. Foresindo Sumber Alam Jaya Diminta Patuhi Putusan

DEMAK, Mediajateng.net – Setelah menjalani sidang beberapa kali, gugatan Pengadilan Hubungan Industrial ( PHI) Semarang, yang dilayangkan oleh PT. Foresindo Sumber Alam Jaya akhirnya dimenangkan oleh buruhnya sendiri.

Kemenangan para buruh di PHI itu terkait dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan alasan efisiensi sejak pertengahan tahun 2017 lalu.

Sesuai dengan amar putusan, Perkara No. 36/ Pdt. Sus-PHI/2017/PN. Smg, yang dibacakan oleh Majelis Hakim,
Moch. Zaenal Arifin, pada saat persidangan, akhirnya Majelis Hakim menghukum Penggugat untuk membayar total uang pesangon sebesar Rp. 122.105.000,- (Seratus dua puluh dua juta, seratus lima ribu rupiah) kepada para Tergugat dari pihak buruh yang berjumlah 6 orang .

“Kemenangan ini adalah kemenangan buruh dalam mencari kebenaran. Kami berjuang dengan semangat hati nurani. Semoga kemenangan ini menjadi motivasi bagi kawan kawan buruh supaya tidak takut lagi menyuarakan kebenaran. Kalau kita hanya diam saja, maka kita akan terus ditindas,” tegas Sukini mewakili teman temanya, Rabu (11/4/2018)

Sukini menambahkan, kasus PHK terhadap dirinya dan kawan – kawannya di PT. Foresindo Sumber Alam Jaya dimulai sebelum lebaran tahun 2017 kemarin, dimana dirinya dan ke lima teman temannya dipanggil oleh pihak mangemen untuk diliburkan , tanpa adanya kompensasi apapun, setelah melalui proses mediasi, tripartit dan lain sebagainya dia dan teman temannya malah di gugat oleh perusahaan.

“Kita yang di PHK, malah yang digugat, ini kan lucu. Makanya kita lawan dan akhirnya menang. Hidup buruh,” katanya berapi-api.

Ahmad Zaini Advokat Publik LBH Demak Raya berharap manajemen perusahaan PT. Foresindo Sumber Alam Jaya , agar melaksanakan putusan dari pengadilan, tanpa melakukan upaya hukum lagi karena kasus ini sudah lama dan hampir satu tahun lebih.

“Perusahaan harus menghormati dan melaksanakan putusan pengadilan, ” katanya.

Sementara itu Kepala Kantor LBH Demak Raya Nanang Nasir mengucapkan selamat kepada 6 pekerja yang telah memenangkan perkara ini.

“Ini kemenangan untuk keadilan. Ini kemenangan untuk kebenaran. Ini kemenangan untuk hati nurani. Kemenangan ini harus menjadi motivasi khususnya buat pekerja PT. Foresindo Sumber Alam Jaya untuk tidak takut lagi dalam memperjuangkan kebenaran,” kata Nanang.

Nanang juga memberikan pesan semangat agar pekerja tidak lagi diam ketika ditindas, untuk bersama-sama meneguhkan solidaritas serta tidak mudah menyerah dan pasrah pada tindakan semena-mena yang mungkin dilakukan oleh manajemen perusahaan.

Kepada pekerja di PT. Foresindo Sumber Alam Jaya yang belum berserikat, Nanang juga menyarankan untuk segera mendaftarkan diri dan bergabung menjadi anggota Serikat pekerja.

“Seluruh pekerja harus bersatu dan bersama-sama dalam memperjuangkan hak normatifnya,” tandasnya.

” Keadilan harus diperjuangkan, bukan di diamkan. Keadilan harus direbut bukan diam menjadi pengecut,” imbuhnya.

Terpisah, Suparjan, Koordinator Pekerja yang juga menjadi salah satu dari pekerja yang digugat, menyambut gembira Putusan Majelis Hakim tersebut.

Dalam menyikapi kemenengan ini, ia bersama teman temannya akan tetap menagih pada perusahaan.

“Kami berharap agar hubungan industrial di PT. Foresindo Sumber Alam Jaya menjadi baik tidak semena mena dan di dasarkan pada peraturan perundang undangan yang berlaku,” harapnya