Semarang – mediajateng.net

Anggota Unit Resmob Polreatabes Semarang berhasil menangkap 3 Pelaku pembunuhan terhadap Agung Kurniawan alias Galang (31) warga Jatisari yang tewas situsuk dikawasan Dempel Mukti Pedurungan pada bulan Juni 2017 yang lalu. Sedang satu pelaku lainya hingga kini masih buron.

Tiga pelaku masing-masing yakni Arif Afriyanto (21), warga Kampung Jempono, Genuk, Mochamad Ridwan (19), warga Jalan Gangin Raya, Bangetayu Wetan, Genuk dan Santoso (29), warga Bangetayu, Genuk ditangkap di kawasan Genuk pada Sabtu (7/10) yang lalu.

IMG_20171012_203127

Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji mengatakan, sebelum akhirnya tertangkap ketiga pelaku yang menghabisi Agung saat pesta minuman keras di Jalan Dempel Mukti I RT 12 RW 08, Muktiharjo, Pedurungan, Jumat (23/6) dini hari kabur selama empat bulan ke daerah berbeda.

“Ada yang kabur ke Cirebon, Pati dan juga Banyuwangi, Jawa Timur.Itu dilakukan untuk menghindar dari kejaran kami,” ungkapnya, saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Kamis (12/10) siang.

Hingga saat mereka merasa sudah aman, lanjut dia, mereka secara berurutan pulang ke Semarang. Unit Resmob yang mengetahui mereka berada di Semarang langsung bergerak hingga akhirnya ketiga pelaku pembunuhan tersebut ditangkap.

“Satu per satu kami tangkap dalam waktu hampir bersamaan dengan lokasi yang berbeda tapi masih dalam satu kawasan di Genuk,” jelasnya.

Sementara itu Arif Afriyanto mengaku, tindakan tersebut dilakukan lantaran Agung yang datang bersama Oki (23), warga Jatisari Asabri Mijen merasa sudah melecehkan mereka.

“Kami awalnya tidak kenal dengan korban Agung alias Galang, kami kenalnya sama Oki, dia yang ngajak Agung bertemu kami kemudian minum miras bareng, tapi saat mabuk dia resek dan terus nantang-nantang katanya tidak takut sama warga sini,” ungkapnya.

Ucapan itu yang membuat Arif dan ketiga rekannya sakit hati serta emosi hingga Ridwan berdiri dan langsung menarik kerah baju korban. Dalam posisi itu, dia dan Santoso serta Yanuar yang saat ini masih buron langsung memukul dan menendang tubuh Agung. Tendangan keras yang bertubi-tubi itu membuat Agung jatuh tersungkur ke tanah.

“Kami beremoat yang melihat korban jatuh langsung menginjak-injaknya,” ujarnya.

Sementara itu Oki yang mengetahui rekannya diperlakukan seperti itu berusaha melerai. Namun tindakan Oki justru membuat Yanuar marah hingga pelaku yang masih dalam kejaran petugas itu langsung mengeluarkan pisau dan mengarahkan ke wajah Oki hingga pipinya berdarah.

Saat melihat Oki kesakitan, Yanuar langsung meninggalkannya kemudian mendekat ke Agung hingga menusukan pisau tersebut ke perut pria tersebut.
“Korban kena tusukan di perut dan jatuh ke air,”ungkapnya.

Setelah mengetahui Agung alias Galang tewas mereka ber empat langsung kabur hingga akhirnya tertangkap. Sedang Yanuar hingga kini masih dalam kejaran petugas. (MJ-303)