Bupati Serahkan Bibit Gurameh Kepada Pokdakan Sri Utama Singasari

Banyumas, mediajateng.net – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang juga menjabat sebagai Bupati Banyumas, Achmad Husein, bersama Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga Ketua DPRD Kabupaten Banyumas dr Budhi Setiawan dan sejumlah kader PDI Perjuangan menyerahkan Bibit Ikan Gurameh kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Sri Utama Desa Singasari Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas. Kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional penurunan angka stunting.

Menurut Bupati Banyumas selaku kader, PDIP mendorong seluruh kader membantu percepatan program nasional gotong royong membangun kampung keluarga berkualitas (KKB), apalagi isu “stunting” masih menjadi salah satu faktor yang berpengaruh.

“Kami mendapat intruksi dari DPP, agar semua kader bergerak, termasuk kami yang ada di pemerintahan ini diminta untuk bergerak, dengan menciptakan kawasan Kampung Keluarga Berkulaitas, tujuannya adalah untuk kesejahteraan masyarakat” kata Bupati Husein saat berdialog dengan anggota Pokdakan Sri Utama Singasari Karanglewas.

Sebagai kader yang mengemban tugas di pemerintah daerah, Husein terus mendorong warganya agar memiliki kesadaran tinggi untuk mendeteksi stunting sejak dini.

“Kami yang ada di pemerintah ini diminta untuk bergerak sehingga akan membuat kampung gotong royong untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat agar mereka bisa mendeteksi sejak dini agar tidak terjadi ‘stunting’,” ujarnya.

Husein menyebut bibit ikan gurameh yang diserahkan bersama Ketua DPRD dr Budhi Setiawan sejumlah kader merupakan instruksi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan dukungan dari anggota DPR RI Sunarna.

Menurutnya pencegahan stunting, tidak bisa lepas dari pentingnya menjaga asupan gizi kepada ibu hamil. Dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat diharapkan asupan gizi terutama untuk ibu hamil dapat terjaga apalagi gizi dari ikan sangat baik untuk ibu hamil. Selain itu, kader PDIP juga diharapkan gotong royong membantu program yang dicanangkan pemerintah.

Sementara itu Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sulistiono mengatakan Kawasan Singasari akan dijadikan menjadi Kampung Keluarga Berkulaitas, untuk sektor perikanan mengingat sumber daya alam yang cukup dengan didukung oleh SDM yang masuk Kelompok Pembudidaya Ikan yang beranggotakan kurang lebih 250 orang. (MJ/50)