GROBOGAN, Mediajateng.net- Kritik pedas diungkapkan Bupati Sri Sumarni, terhadap pagelaran kegiatan Mas dan Mbak Duta Wisata, Kabupaten Grobogan, di Pendopo Kabupaten, Jumat (21/9).

Kritik keras atas ajang kompetisi yang mempertandingkan 15 pasang grand finalis yang terdiri 15 calon Mbak dan 15 calon Mas, disampaikan Bupati dalam pembukaan ajang tahunan yang digelar di Pendopo Kabupaten Grobogan.

“Kali ini beda. Lebih sederhana. Saya berharap supaya ada kemajuan. Tapi malah kemunduran,” kritik keras Bupati dalam acara yang dihadir pelaku wisata dan FKPD Kabupaten Grobogan.

Bupati yang membuka ajang bidang pariwisata ini mengaku selama memimpin Grobogan pihaknya selalu memperhatikan pagelaran tersebut secara detail. Kritik kali ini dilampar terkait panggung.

“Saya tiap tahun hadir di tengah-tengah Mas dan Mbak. Nanti jalan hanya lurus. Tidak ke samping. Harusnya ada konsultasi dengan juri,” kritik Bupati atas penataan panggung yang sempit dan pendek.

Dengan panggung yang sempit Bupati khawatir tidak optimal dalam pelaksanaan penilaian. “Penatan bagaimana lenggak-lenggoknya supaya bisa lebih lama penilaiannya. Kelihatanya ini tidak sempurna,” tambah Bupati menegur panitia penyelenggara.

Selain mengkritisi, Bupati juga berharap pembangunan pariwisata merupakan bagian untuk masyarakat Kabupaten Grobogan.

“Di mana pariwisata banyak sekali. Ada Kuwu, Api Adadi, Mrapen, ada Gua Lawa, Sumber Jati Pohon jika dilihat bagus. Termasuk Cinde Laras dan Kedungombo,” katanya.

Pemilihan Duta Wisata merupak salahsatu bagian pembangunan pariwisata.
“Karena untuk capai kemajuan bidang pariwisata diperlukan kerjasama antara Pemda, pelaku usaha pariwisata dan melibatkan mas dan mbak duta wisata dan masyarakat sadar wisata,” tambahnya.

Untuk keberhasilan, Bupati berharap ada saling dukung untuk bangun pariwisata di Grobogan. “Mudah-mudahan jika ada event-event UPTD, mas dan mbak Duta Wisaya dilibatkan. Jika ada pameran mengisi Palembang dan kabupaten lain.

Event dinas terkait seperti Pertanian, Pendidkan, Disperindag dan Perekonomian seperti kemarin gelar libatkan mas dan mbak juara 1, 2 dan 3,” kata Bupati sambil menjelaskan, pekerjaan bersama supaya dikenalkan wisata Grobogan pada semua.

“Mari gandeng tangan kerja bersama supaya UPD harus merangkul dan gotongrogong bersama supaya ikut libatkan duta wisata shlehingga kontribusi duta wisata bisa lebih optimal.

“Saya harapkan juri netral. Pemilihan siapa menang ya menang nasib baik. Yang belum dapat juara tahun mendatang bisa ikut lagi,” tambahnya. (Ag-MJ)

2 KOMENTAR

Comments are closed.