SEMARANG, Mediajateng.net – Terbentuknya TP4D sebagai usaha pencegahan korupsi dirasa tidak tepat. Itikad korup dari sebagian pejabat justru akan mendapat angin segar.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Tegal Enthus Susmono. Dalang kondang ini menganggap, keberadaan TP4D justru akan menjadi kandang persembunyian atau pelarian pelaku kejahatan korupsi di lingkungan pemerintahan. “Kalau sudah ada niatan nyolong, berarti itu sudah ada bukti dia melakukan tindakan kejahatan. Lah ‘maling’ negara ini akan dilindungi sampai mana? Diskresi para pejabat ini sampai sejauh apa?” tegasnya.
Tak hanya mengkritik masalah perlindungan para pejabat yang korup saja, dia pun menyayangkan bahwa selama ini banyak laporan berdasarkan opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Padahal, semestinya laporan tersebut bisa disaring apakah sudah benar-benar membuktikan adanya indikasi korupsi, hingga menimbulkan asumsi sebagai tindakan yang merugikan negara.
Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, tujuan pembentukan TP4D sendiri salah satunya adalah mengurangi niat jahat para pejabat dalam Pemerintahan. “Kita sedang berusaha untuk merubah perilaku. Namun kalau memang ada yang sudah berniat jahat, silakan laporkan,” tandasnya. (MJ-058)

2 KOMENTAR

Comments are closed.