DEMAK, Mediajateng.net – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Demak , menemukan sejumlah pelanggaran, saat kampanye Partai Golkar di Hotel Amantis, Sabtu (3/11/2018).

Bentuk pelanggaran itu diantaranya membawa anak – anak, dihadiri perangkat desa dan pendamping desa , serta menggunakan fasilitas negara.

Khoirul Saleh , Ketua Bawaslu Demak, mengatakan, sesuai dengan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) kampanye nomor 24/XI/ YAN 2.2 / 2018/ RES DEMAK yang diterima oleh Bawaslu Demak, acara yang digelar oleh Partai Golkar di Hotel Amantis merupakan kampanye pertemuan terbatas. Pada saat melakukan pengawasan bersama panwascam dan panwas desa, pihaknya menemukan adanya pelanggaran kampanye.

“Ada perangkat desa dari Kecamatan Bonang dan pendamping desa yang hadir di acara Golkar. Mereka kami ingatkan tidak boleh ikut kegiatan kampanye. Salah satu caleg juga mengajak anak kecil, padahal kegiatan kampanye tidak boleh mengikutsertakan orang yang belum memiliki hak pilih,” kata Khoirul didampingi, Ulin Nuha Komisioner Bawaslu Demak Divisi Penindakan dan Amin Wahyudi Komisioner Bawaslu Demak Divisi Hukum, dalam keterangan persnya , Minggu (4/11/2018).

Terkait pelanggaran yang dilakukan oleh perangkat desa dan pendamping desa , Bawaslu Demak dalam waktu dekat akan menyurati Bapermas KB Kabupaten Demak, untuk memberikan teguran dan peringatan , kepada para perangkat desa maupun pendamping desa agar mereka tetap menjaga netralitasnya.

“Sebagai bentuk pencegahan, kami juga akan menyampaikan surat kepada Dinas Sosial Kabupaten Demak, agar pendamping PKH tidak hadir dalam kegiatan kampanye dan bisa menjaga netralitasnya selama pemilu 2019,” bebernya.

Bupati Demak , M Natsir dan Wakil Bupati Demak , Joko Sutanto yang hadir pada acara kampanye terbatas tersebut, diduga juga melanggar aturan kampanye karena menggunakan fasilitas negara. Keduanya datang dengan mobil dinasnya.

Saat menghadiri kegiatan kampanye itu, Wabup Joko yang juga merupakan Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kabupaten Demak , diketahui menggunakan Mobil Pajero plat merah H 9508 DN dan Bupati Natsir yang juga memberikan sambutan di acara itu , datang menggunakan Mobil Kijang Innova H 8888 AJ.

“Mobil berplat nomor H 8888 AJ ini nomor tidak wajar, nomor cantik. Setelah kami telusuri mobil ini kami duga berplat merah nomor H 9507 PN,” ungkap Khoirul.

“Kami masih lakukan kajian terhadap temuan tersebut. Dalam waktu dekat akan kita undang ketua tim kampanye sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Demak , Nur Wahid, Bupati Demak dan Wakil Bupati Demak,” tandasnya.