Banjarnegara,Mediajateng.net- Pasca terjadinya letusan kawah sileri yang berada di komplek kawasan wisata Dieng Banjarnegara Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melakukan beberapa langkah untuk menyikapi musibah tersebut. langkah yang diambil antara lain Pemerintah daerah melalui Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) , PMI dan SAR Kabupaten dibantu masyarakat langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Dieng, yang merupakan Puskesmas terdekat dari lokasi kejadian.

“Semua korban luka ringan yang berjumlah 17 langsung ditangani dan sekarang sudah diperbolehkan untuk pulang, dengan diantar memakai ambulance dari Puskesmas menuju ke rumah masing masing korban,” terang Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono.

Meski saat ini sudah aman, namun untuk sementara kawah sileri ditutup untuk umum dalam radius 100 meter dari lokasi sambil menunggu perkembangan dari pos Pemantauan kawasan Dieng.

“Kami sudah menerjunkan tim siaga bencana dari BPBD, Destana, forkompinda, PMI dan Tim dari dinas kesehatan di dekat lokasi pemantauan. selain itu,Relawan dan masyarakat juga membantu berjaga-jaga di beberapa pintu masuk kawasan kawah Sileri agar area Kawah Sileri dan pemandian air panas tetap kosong dan steril” Jelas Budhi Sarwono yang akrab disapa Wing Chin ini.

Ketika ditanya mengenai keamanan berwisata di Dieng pasca ledakan di kawah sileri, Budhi Sarwono menyatakan bahwa untuk lokasi wisata yang lain yang berada di Kawasan Dataran Tinggi Dieng dinyatakan aman untuk kunjungan wisata, jadi untuk wisatawan tidak usah khawatir untuk berkunjung ke kawasan dataran tinggi dieng.

“namun, saya juga menghimbau wisatawan untuk tidak melanggar rambu rambu larangan untuk tidak terlalu dekat dengan lokasi kawah sileri, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” Pungkas Budhi Sarwono.