Berboncengan motor, cara kebersamaan TNI-Polri di Pedurungan kurangi kejahatan. Foto : Dok Kodim 0733 BS

SEMARANG, Mediajateng.net- Ketika malam tidak bisa tidur, hendaklah waktu senggang dimanfaatkan untuk bersama duduk duduk di poskamling.

Kendati hanya memunculkan kesegaran canda dengan membahas hal-hal ringan seperti nikmatnya kopi, atau cantiknya bunga tetangga, hingga kondisi trotoar dan jalan yang telah dibangun Pemkot Semarang. Keberadaan orang di Pos akan membuat pelaku kejahatan enggan beraksi.

Hal itulah yang diharapkan Arh Sujono Danramil 11 Pedurungan Kapten Arh Sujono dengan program Sambang Pos Kamling. Dimana, gabungan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang menggelar kegiatan patroli keliling wilayah
diharapkan mampu menumbuhkan semangat bersiskampling bagi warga.

Kapten Sujono mengungkapkan apa yang dilakukan dengan menggelar Patroli sekaligus Sambang Pos Kamling melibatkan aparat gabungan Babinsa dengan Bhabinkamtibmas semata-mata untuk menciptakan keamanan lingkungan dan mendekat masyarakat.

“Dengan menyambangi aktifitas jaga malam warga, maka kami juga menyerap informasi kamtibmas dari masyarakat. Segala keluhan soal kamtibmas kami jadi tahu dan dapat mencarikan solusi secepat mungkin. Kami jadi cepat bergerak bila terdapat gangguan keamanan dan ketertiban”, ungkap Kapten Arh Sujono.

Tidak saja melintas, namun Babinsa juga turun menyapa hingga menikmati kebersamaan meminum kopi yang disuguhkan.

“Jika pas mampir di Pos ada kopi tentu kita bisa menikmati. Karena bukan hanya kopi, namun komunikasi dan kebersamaan menjaga keamanan lingkungan lah yang diharapkan,” katanya.

Patroli gabungan menurutnya mampu menekan angka gangguan keamanan, terutama kriminalitas. Selain patroli, tim gabungan juga sering menggelar razia di jalan-jalan rawan dipimpin di bawah kendali Polsek.

Koramil 11 Pedurungan sifatnya memback up Polsek Pedurungan dan memberi penguatan kepada warga untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan peduli lingkungan”, ujar Sujono.

Koramil 11 Pedurungan bahkan memiliki program kegiatan komunikasi sosial yang implikasinya membangun kesadaran bela negara yang di dalamnya mencakup kepedulian sosial dan pewaspadaan terhadap ancaman desintegrasi.

“Sambang warga atau kunjungan ke wilayah membangun komunikasi kepada warga mutlak dilakukan untuk membangun mitra karib yang efektif dalam menjaga wilayah. Dari warga lah kami mendapatkan info gangguan Kamtibmas. Warga juga sering memberikan kontribusi masukan-masukan terkait keamanan dan pengamanan lingkungan”, tambah Danramil 11 Pedurungan.

Patroli selain menyasar pemukiman juga tempat berkumpul seperti warung kucingan dan tempat hiburan. Aparat gabungan selalu menyempatkan berkomunikasi dengan masyarakat menyampaikan pesan-pesan pewaspadaan dan upaya peduli keamanan lingkungan.

“Kami juga buatkan grup WhatsApp untuk komunikasi warga dengan kami, sehingga ada info kejadian kami langsung cepat menangani”, lanjut Kapten Arh Sujono.mj/50