Bioskop Rakyat Segera Hadir Di Semarang

0
135

Semarang, Mediajateng.net, – Dalam waktu dekat ini Kota Semarang bakal memiliki bioskop rakyat (indiskop). Pembangunan bioskop untuk kalangan menengah kebawah ini sebagai upaya untuk menekan angka pembajakan film sehingga masyarakat lebih menghargai sineas lokal.

Demikian diungkapkan Walikota Semarang Hendrar Prihadi usai menandatangani Memorandum of Understanding (Mou) dengan PT Kreasi Anak Bangsa (Keana Films-Production) tentang Penyelenggaraan Bioskop Rakyat (Indiskop) di Kota Semarang, Rabu (8/1).

Menurut Walikota, MoU ini menjadi sebuah titik awal bagi Kota Semarang untuk menjadi tempat yang memasyarakatkan perfilman Indonesia. Selain itu juga akan menjadi sebuah upaya percepatan pertumbuhan ekonomi dan transfer teknologi.

“Dengan begitu, Indiskop tidak hanya sebagai bioskop murah saja tetapi juga dapat mengubah sebuah wilayah menjadi pusat ekonomi dengan cita rasa nasional sehingga Semarang bisa menjadi tujuan pariwisata,” ujarnya, Jumat (10/1/2020).

Terkait lokasi Indiskop, Walikota yang akrab disapa Hendi ini menjelaskan, pihaknya menawarkan tiga kawasan, yaitu Kawasan Kota Lama, Pasar Bulu, dan Kecamatan Tugu yang dekat dengan Kabupaten Kendal. Tiga kawasan ini bisa menjadi alternatif tempat pembangunan bioskop rakyat.

Lebih lanjut, Hendi pun ingin agar kerja sama ini segera terwujud dan tidak hanya seremoni saja, sehingga dapat memajukan pariwisata Kota Semarang.

Adapun, kerja sama ini menyusul komitmen Pemkot Semarang yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sektor pariwisata saja, tapi juga menambah ruang kreasi bagi anak muda, khususnya di bidang perfilman.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Kreasi Anak Bangsa yang juga aktris peraih Piala Citra, Marcella Zalianty mengatakan, Indiskop didirikan untuk membuat jaringan bioskop pertama yang menyasar segmen ekonomi menengah (middle low).

Dia menuturkan, MoU pendirian Indiskop bersama Pemkot Semarang ini adalah kerja sama yang kedua setelah sebelumnya hadir di Kota Jakarta. Lebih dari itu, Marcella pun berharap tempat ini bisa menjadi ruang kreatif bagi anak muda agar bisa lebih berpartisipasi dalam meningkatkan industri ekonomi kreatif dan perfilman. (ot/mj)