DEMAK, Mediajateng.net – Lebaran tinggal menghitung hari. Sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia, merayakannya dengan mudik (pulang ke kampung halaman). Ya, momentum lebaran tak pernah lepas dari ritual mudik. Menyambut tradisi mudik yang turun temurun itu, aparat kepolisian melakukan berbagai upaya demi kenyamanan pemudik.

Pos pengaman didirikan, rambu lalu lintas , petunjuk arah dan imbauan dipasang, titik rawan kemacetan dan kecelakaan diantisipasi sedini mungkin. Korps Bhayangkara itu juga gencar memberikan sosialisasi dan himbaun tentang keselamatan berlalu lintas kepada pemudik.

Satlantas Polres Demak punya cara unik untuk mengkampanyekan imbauan keselamatan berlalu lintas kepada para pemudik, yakni dengan membuat film pendek.

“Film ini berisi imbauan dan ajakan bagi para pengguna jalan terutama pemudik agar tertib berlalu lintas,” Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar, Rabu (29/5).

Film berdurasi satu menit, yang diproduseri oleh Kasatlantas Polres Demak, AKP Eko Rubiyanto itu bercerita tentang kebiasaan masyarakat yang menggunakan kendaraan tidak sesuai spek pada saat mudik.

Di film itu digambarkan ada pasangan suami istri beserta anaknya yang mudik naik sepeda motor dengan barang bawaan kardus. Kemudian dihentikan polisi karena dapat membahayakan keselamatannya. Oleh polisi, pemudik itu disarankan agar naik kendaraan umum agar lebih aman.

Tidak hanya para pemudik bermotor, film yang sudah menyebar di medsos itu juga menggambarkan sosok pengemudi mobil dan pengendara motor yang juga melakukan pelanggaran lalu lintas.

Kapolres Bahtiar menambahakan, film pendek tersebut sudah mencakup semua pelanggaran yang harus dihindari oleh pengendara, seperti naik mobil bukan peruntukannya, mengendarai mobil sambil bermain handphone atau sambil mabuk, tidak menggunakan helm pada saat mengendarai motor , mengendarai motor bonceng tiga dan melebihi batas muatan yang telah ditentukan.

“Jaga kesehatan, patuhi rambu lalu lintas maupun petunjuk arah. Jangan memaksakan diri , jika kecapekan segera berhenti untuk istirat. Ingat, keluarga sudah menunggu di rumah,” ujarnya.