Bermodal Korek Api, Pelaku Curanmor Gasak Puluhan Motor

Dihaapan petugas, kedua pelaku curanmor mengakui perbuatannya.

GROBOGAN, mediajateng.net – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Grobogan mengelar press release kasus Pencurian kendaraan bermotor atau curanmor di Mapolres Grobogan, Senin (16/12) siang.

Di depan awak media, Kapolres Grobogan, AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho, mengatakan pihaknya berhasil menangkap dua tersangka pelaku curanmor di Kecamatan Karangrayung pada hari Selasa (3/12/2019). Kedua tersangka mulai beraksi sejak tahun 2016 dengan total 32 TKP yang tersebar di lima kecamatan.

Dua tersangka yang ditangkap yaitu Agung Suharjo alias Koplak (36) dan Narto alias Togok (28). Keduanya merupakan warga Desa Karanganyar, Kecamatan Karangrayung, Grobogan.

“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat terkait transaksi jual beli motor tanpa kelengkapan surat resmi. Setelah diselidiki, barang-barang yang ditawarkan ini sesuai dengan ciri sepeda motor yang hilang di Kecamatan Geyer beberapa waktu lalu.

“Dari informasi inilah, akhirnya kita mengamankan kedua tersangka pada awal Desember kemarin. Keduanya kita tangkap tanpa perlawaan di rumah masing-masing. Dari kedua tersangka, kita amankan barang bukti sebanyak 29 unit kendaraan bermotor berbagai jenis,” jelas AKBP Ronny, di hadapan awak media.

Lebih lanjut AKBP Ronny menambahkan, modus yang dipergunakan pelaku tidak seperti modus menggunakan kunci T. Keduanya melakukan pencurian motor dengan modal korek api gas. Korek ini dipergunakan untuk membakar kabel hingga terkelupas dan kemudian disatukan dengan sambungan kunci kontak supaya bisa dinyalakan.

“Ini modusnya baru, pelaku pakai korek gas. Biasanya, pelaku curanmor pakai alat kunci T,” pungkas AKBP Ronny.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan. Ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (Ag-MJ)