Berjamaah Laporkan Biro Umroh ke Polrestabes Semarang

4
2022

Semarang, Mediajateng.net – Belasan nasabah mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Semarang untuk melaporkan Biro perjalanan  Raihlah Alatas Wisata (RAW), yang berlokasi di Jalan Woltermonginsidi, Pedurungan kota Semarang terkait pembatalan pemberangkatan Umroh, Jumat (9/12) sekitar pukul 12.30 wib. Adapun, laporan tersebut terkait dugaan penipuan yang dilakukan biro perjalanan yang dikelola oleh Agung.

Saat melapor Dian (38) mengatakan, bukti bukti terkait dugaan penipuan yang dilakukan biro perjalanan sudah diserahkan ke petugas piket Reskrim telah memenuhi syarat untuk dijadikan bahan pelaporan.

“Akhirnya saya laporkan. Ini juga sudah diterima laporannya,” ungkap wanita berhijab ini.

Tak hanya Dian, laporan dari korban yang bernama Siti Romlah (42), juga telah diterima oleh petugas. Keduanya kemudian dibawa ke ruang penyidik piket Satreskrim Polrestabes Semarang untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sementara laporan jemaah lainnya  ada yang belum diterima oleh petugas lantaran belum memenuhi syarat. Oleh petugas  mereka diminta datang kembali dan membawa berkas dan bukti bukti lainya terkait dugaan penipuan tersebut.

Seperti yang terjadi pada Komariah (58), warga asal Kecamatan Suruh, Salatiga. Dia mengaku sudah menyetorkan uang sekitar Rp1 miliar lebih kepada biro perjalanan tersebut belum dapat dibuatkan laporan lantaran berkas dan bukti lainya belum lengkap.

“Besok saya ke Polrestabes lagi. Tadi berkas dan buktinya kurang lengkap,” katanya.

Komariah bercerita, bahwa uang  Rp1miliar rupiah tersebut sedianya untuk biaya keberangkatan warga satu kecamatan yang berjumlah 110 orang.

“Itu saya setorkan. Ada langsung ke Pak Agung ada yang di kantor secara bertahap,”ungkapnya.

Wanita yang menjadi agen tersebut mengatakan, dia tidak menyangka kalau akan  seperti ini. Sebab, sebelumnya dia sudah bekerjasama dengan yang bersangkutan dan telah memberangkatkan jemaah sebanyak empat kali.

“Dari zaman masih Arminah (nama biro sebelumnya) saya sudah kerjasama dan empat kali memberangkatkan, jadi saya tidak ada curiga. Apalagi Agung orangnya baik,” ujarnya.

Terpisah Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Wiyono Eko Prasetyo saat dihunbunhi mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti terkait adanya laporan tersebut. Namun, kalau laporan tersebut memang sudah masuk tentunya tindaklanjuti.

“Mungkin masih di penyidik belum sampai ke saya. Sebab, penyidik perlu mendalami terkait laporan itu ada atau tidaknya unsur tindak Pidananya. Tapi pastinya akan kami tindaklanjuti,” Tukasnya. (MJ-303)

4 KOMENTAR

Comments are closed.