Semarang,Mediajateng.net-Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono menegaskan bahwa berita Hoax atau Black Campaign terhadap Pasangan Calon dalam Pemilihan Kepala Daertah (Pilkada) lewat media sosial dapat dipidanakan. Pada tahun 2017 ini ada tujuh kabupaten/kota yang akan melakukan pencoblosan serentak pada tanggal (15/2) mendatang.

Peryataan tersebut disampaikan Condro Kirono kepada sejumlah wartawan usai menghadiri perayaan Natal tahun 2016 di gedung Borobudur, Komplek Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan No 1 Semarang, siang.

“Penyebar hoax dan black campaign bisa kita pidanakan, ada dua penangangan dalam sengeketa pilkada melalui Gakkumdu dan pidana umum melalui Ditkrimsus jika terkait hoax,” Ujar Condro

Namun sejauh ini tujuh kabupaten/kota yang melakukan Pilkada serentak dan dan telah memasuki masa kampanye, sejauh ini menurut mantan Kakorlantas Mabes Polri masih kondusif.

Sementara itu Direskrum Polda Jateng Kombes Lukas Akbar saat dimintai konfirmasi menegaskan bahwa selama pelaksaan pilakada di tujuh kabupaten/kota se-Jateng sejauh ini belum ada laporan

“Walau belum ada laporan pihaknya juga siap menerima Laporan terkait UU ITE terutama terkait hoax atau kampanye hitam yang ditujukan pada pasangan calon. akan dicermati dulu konten tersebut,” tegas Lukas.

Dalam pelaksanana Pemilihan Kepala Daerah di tujuh kab/kota Di Jateng ini Polda Jawa Tengah menerjunkan 2/3 kekuatan Polres masing-masing kota di backup tigs kompi dari Shabara Polda Jateng. (MJ-303)

Comments are closed.