Grobogan, Mediajateng.net – Hari raya Idul Fitri sebentar lagi. Terkait dengan momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Grobogan mengadakan inspeksi mendadak. Hal itu dilakukan Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni dengan didampingi Forkopimda, Jumat (8/6).

Inspeksi mendadak tersebut dilakukan di beberapa kecamatan di Kabupaten Grobogan untuk mengecek panen padi. Dalam pemantauannya, Bupati mengatakan masyarakat tidak perlu merisaukan stok pangan menjelang Lebaran, terutama beras. Hal itu dikarenakan Kabupaten Grobogan merupakan kabupaten yang terkenal dengan produksi berasnya.

“Adanya panen di beberapa kecamatan Kabupaten Grobogan akan memberikan dampak positif dalam kesediaan pangan. Di samping itu, harga beras dipasaran juga masih stabil, sehingga tidak terjadi gejolak di masyarakat. Di beberapa kecamatan sudah panen padi. Stok yang terkendali saat ini ada 24.976 ton. Sementara, kebutuhan selama Ramadan dan Idul Fitri diperkirakan 16.976 ton. Jadi stok yang ada dengan ditambah mulai masa panen di beberapa kecamatan membuat stok beras aman,’’ katanya.

Selain meninjau panenan padi di beberapa kecamatan Bupati Sri Sumarni yang ditemani Kabag Perekonomian Pradana Setiawan, Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto, Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq, Dandim 0717/Purwodadi Letkol Arm Teguh Cahyadi, Kejari Grobogan Edi Handojo, dan beberapa pejabat lainnya itu juga meninjau harga-harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Induk Purwodadi. Dalam tinjauannya , tidak ada kebutuhan pokok dan bumbu dapur yang mengalami kenaikan dan relatif stabil.

“Setelah saya tinjau tadi, beberapa kebutuhan pokok dan bumbu dapur yang diperiksa tidak mengalami kenaikan dan relatif stabil. Sementara, harga daging sapi masih berada di angka Rp 120 ribu per kg. Harga ayam potong masih di sekitaran Rp 35 ribu per kg. Daging sapi juga masih di sekitaran Rp 120 ribu per kg. Secara keseluruhan, stoknya juga aman,’’ ujar Sri Sumarni.

Kepada pihak terkait, Sri berpesan agar terus memantau stok dan harga diasaran mengimbau agar pihak terkait terus memantau stok dan harga di pasaran. Orang nomor satu di Kabupaten Grobogan ini juga berhaap pendistribusian bahan pangan dan bumbu dapur tidak mendapatkan kendala. Dengan begitu tidak akan menjadi permasalahan di masyarakat.

‘’Agar masyarakat tetap nyaman saat merayakan Idul Fitri, kami imbau agar stok bahan pangan terus dipantau. Para pedagang dan pihak-pihak terkait terus berkoordinasi untuk mengamankan ketersediaannya,’’ pungkasnya. (Agung-MJ)