DEMAK, Mediajateng.net – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Demak, bertekad membantu Pemerintah Kabupaten Demak mengentaskan kemiskinan di Kota Wali.

Seperti tahun – tahun sebelumnya, pada tahum 2018 ini , pendistribusian zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Demak , yang dikelola oleh Baznas Demak, lebih difokuskan
untuk pengentasan kemiskinan di Demak yang jumlahnya masih cukup banyak.

Ketua Baznas Demak, Bambang Soesetiarto, menyatakan bahwa,
dari semua dana yang terkumpul, 60 persennya untuk membantu mengentaskan kemiskinan dengan menyasar 200.000 warga kategori miskin.

” Ada sekitar 13 % penduduk Demak masuk kategori miskin. Jadi, dana yang masuk ke Baznas Demak, 60 persen kita gunakan untuk fakir miskin. Kami ingin mengentaskan kemiskinan, orang sakit dan siswa miskin,” kata Pak Susi panggilan akrabnya, seusai acara doa bersama di Kantor Baznas Demak yang baru, eks kantor Inspektorat Jalan Sultan Fatah Demak, kemarin.

Dari alokasi anggaran 60 persen untuk fakir miskin tersebut, sebanyak 40 persen diperuntukan bagi
warga miskin yang masih bisa produktif.

Mereka nantinya akan mendapatkan pelatihan keterampilan, peralatan kerja, tambahan modal serta petugas pendamping yang
memonitor dan mengevaluasi hasil kerjanya.

Sedangkan 20 persen dari sisa alokasi anggaran bagi warga miskin tersebut, untuk warga miskin yang tidak produktif atau sudah tak mungkin bekerja lagi. Adapun pengalokasiannya untuk pemberian santunan, jaminan kesehatan, dan beasiswa.

“Setiap tahun kita rekrut 4 warga Demak yang kurang mampu namun berprestasi untuk mendapatkan beasiswa ke perguruan tinggi. Mereka kita biaya hingga lulus. Setiap orangnya mendapatkan beasiswa Rp. 25 juta per tahun, “bebernya.

Pada tahun 2016 lalu, jumlah zakat, infak dan sodaqoh yang terkumpul di Baznas Demak sebesar Rp 2,250 milyar, sedangkan tahun 2017 sebesar
sebesar Rp. 3,250 milyar atau naik satu milyar.

” Semua dana yang terkumpul, itu dari ASN. Kalau ada warga mampu yang ikut menginfakan hartanya, kita akan dengan senang hati menerimanya. Tentunya akan lebih banyak lagi jumlah warga miskin yang terbantu,” ujarnya.

“Selain untuk pengentasan kemiskinan, Baznas Demak juga membantu bedah rumah, banjir, kebakaran rumah, rumah roboh serta bantuan masjid dan mushola,” pungkasnya.