Demak, Mediajateng.net – Bawaslu Kabupaten Demak membuka pendaftaran pemantau pemilu 2019. Mereka nantinya akan membantu Bawaslu Demak, memantau pemilu di wilayah Demak.

Adapun syarat menjadi pemantau pemilu yakni, organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum, bersifat independen, mempunyai sumber pendanaan yang jelas, teregistrasi dan mempunyai ijin dari Bawaslu sesuai dengan cakupan wilayah pemantauannnya.

“Jadi, pendaftaran dan verifikasi lembaga yang ingin menjadi pemantau pemilu harus mendaftar ke Bawaslu sesuai tingkatannya. Kalau kabupaten, nantinya Bawaslu kabupaten yang memberikan akreditasi dan akan menentukan apakah lembaga tersebut diterima atau tidak pendaftarannya,” kata Ketua Bawaslu Demak, Khoirul Saleh, seusai acara selamatan pemilu di kantor Bawaslu Demak, Kamis (30/8/2018) sore.

Bawaslu Demak menyadari sepenuhnya, meskipun telah mempunyai Panwascam dan Pengawas Desa /Kelurahan, akan tetapi sumberdaya yang dimilikinya tersebut masih terbatas , mengingat luasnya obyek pengawasan dalam setiap tahapan pemilu yang harus diawasi.

“Kehadiran lembaga pemantau pemilu ini, akan memiliki peran strategis, terlebih sebelum dimulainya tahapan kampnye 23 September mendatang, ” bebernya.

Menurut Khoirul, semakin banyak lembaga pemantau yang terlibat dalam pemantauan pemilu, diharapkan akan meningkatkan kualitas dan menjamin integritas penyelenggaraan pemilu.

“Partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu perlu didorong dan diberikan ruang, agar bisa bersinergi dengan lembaga pengawas pemilu, sehingga dapat meminimalisir dan mencegah terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh peserta pemilu, pelaksana maupun tim kampanye,” ujarnya.

“Organisasi kemasyarakatan yang ingin menjadi lembaga pemantau pemilu, agar secepatnya melakukan pendaftaran. Dan pendaftaran pematau pemilu ini, dibuka sampai menjelang pelaksanaan pemungutan suara tanggal 17 April 2019,” pungkasnya

1 KOMENTAR

Comments are closed.