Tersangka saat dimintai keterangan Kepolisian, terkait sabu yang dimilikinya. Foto : Agung Tri

GROBOGAN, Mediajateng.net- Seorang pria bernama Slamet Riyadi (42) warga Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara digelandang ke Mapolres Grobogan.

Pasalnya, pria yang memiliki usaha mebel di Jepara ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena ketahuan membawa sabu-sabu seberat 1,2 kilogram.

Saat ditangkap, sabu-sabu diselipkan pelaku di pinggang celana saat berada di dekat sebuah rumah di Desa Karangrejo, Kecamatan Grobogan. Berdasarkan informasi dari masyarakat, di tempat tersebut sering dipergunakan untuk transaksi narkoba jenis sabu-sabu.

Wakapolres Grobogan Kompol Dwi Hendro saat melakukan jumpa pers di Mapolres Grobogan, Selasa (12/3) menjelaskan, pengungkapan sebagai langkah antisipasi peredaran narkoba di kabupaten Grobogan.

“Beberapa waktu lalu, petugas Satres Narkoba menangkap Slamet Riyadi, warga Tahunan, Kabupaten Jepara yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu seberat 1,2 kilogram,” kata Waka Polres.

“Penangkapan berdasarkan informasi dari masyarakat di Desa Karangrejo, Kecamatan Grobogan atas seringnya transaksi narkoba,” jelas Wakapolres.

Selain menyita dua paket sabu berjumlah total 1,2 gram ini, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lainnya yakni 1 set alat hisap (bong), 1 pipet kaca dan potongan sedotan yang dimasukkan ke dalam bungkus rokok, plastik klip kecil, 1 bungkus sedotan bengkok, 6 korek gas dan 2 unit ponsel.

Dihadapan petugas, tersangka mengaku barang adalah miliknya dan akan dipergunakan sendiri.

“Ini punya saya sendiri dan akan saya konsumsi sendiri. Saya menggunakan barang ini supaya badan lebih segar,” aku tersangka Slamet.

Atas pengakuan tersangka, polisi melakukan pengembangan kasus tersebut sebab pelaku diindikasikan sebagai pengedar bukan sekedar pemakai.

“Saat ini tersangka dan barang bukti sudah kita amankan. Kasus ini masih akan kita kembangkan lebih lanjut,” pungkas Kompol Dwi.mj/ag