Semarang – mediajateng.net

Dua orang pemuda ditangkap jajaran Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang karena kedapatan membawa pil koplo jenis hexymer saat dilakukan razia sepeda motor di kawasan Jalan Pandanaran Semarang, Jum’at (6/10) sekira pukul 10.00. Salah satu pelaku sempat lari dan berusaha membuang barang bukti

Kedua pelaku ini diketahui bernana Ali Muntaha (20) dan Revo (29) keduanya warga Jalan Dong Biru, Kekurahan Genuksari, Kecamatan Genuk, kota Semarang. Keduanya ditangkap saat terkena razia Satlantas Polrestabes Semarang di jalan Pandanaran Semarang.

Dari kererangan Perwira Unit (Panit) Patroli Satlantas Polrestabes Semarang Ipda Aditya Pratama mengatakan saat itu kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Supra X dengan Nomor Polisi H 3071 AIG diberhentikan oleh petugas untuk dimintai kelengkapan surat-surat.

‘ Saat hendak diperiksa Ali Muntaha yang membonceng tiba tiba lari dari tempat pemeriksaan dan langsung membuang sesuatu. Kami kejar dan ternyata pelaku ini membuang satu klip plastik yang berisi puluhan obat berwarna kuning,” ungkap Ipda Aditya

IMG-20171006-WA0004

Saat diperiksa ternyata obat berwarna kuning ini merupakan pil koplo, yang menurut pengakuan pelaku jenis hexymer. Dari pemeriksan sementara pil koplo ini sudah dikonsumsi sejak hari kamis (5/10) sore

” saya pake sejak kamis sore pak, kakau pakai ini rasanya happy terus. Tadi saya ketakutan saat mau diperiksa, makanya saya lari dan membuang pil itu,” ujar Ali saat dimintai keterangan di Pos Patwal Simpanglima.

Untuk proses lebih lanjut kedua pelaku ini langsung diserahkan oleh Satuan Resese Narkotka dan Obat Berbahaya (Satresnarkoba) guna untuk mengungkap peredaran pil koplo ini. (MJ-303)