Semarang – mediajateng.net

Petugas Satresnarkoba Polrestabes Semarang berhasik menangkap elseorsng kurir sekaligus pengedar sabu saat hendak bertransaksi di kawan jalan MT Haryono Semarang pada Jum’at (18/9) . Dari penangkapan ini petugas beehasil menyita sabu dengan total seberat 200 gram yang siap diedarkan di kota Semarang.

Dari keterangan Kapolrestabes Semarang Kombes Abioso Seno Aji mengatakan tersangka bernama Eko PA alias Peyek (25), warga Kendal yang indekos di kawasan Tlogosari Semarang ditangkap saat hendak mengirim barang. Di Dashboard sepeda motornya ditemukan 5 gram Sabu.

“petugas lantas menggerebek indekosnya di kawasan Tlogosari. Ditemukan 195 gram sabu yang simpan di almari pakaian,”ungkap Abi yang didampingi Kasat Resnarkoba Poklrestabes Semarang AKBP Sidik Hanafi saat rilis kasus Senin, (18/9).

Lanjut Abi, tersangka ini dikendakikan oleh seseorang yang sering dipangglnya dengan kode 112 itu hingga kini masih dalam pengejaran. Setiap menjalankan aksinya Eko selalu dibekali HP oleh bandarteraebut guna memantau pergerakan transaksi.

” Eko selalu dibekali HP oleh bandar. itu Hp khusus untuk memantau Eko, begitu kelar kerja HP itu diminta kembali,” imbuhnya.

Sementara itu Kasatresnarkoba Polrestabes Semarang AKBP Sidik Hanafi mengatakan bahwa setiap transaksi per 100 gram nya Eko mendapatkan komisi Rp 1 hingga 2 rupiah. Eko diduga sudah mengedarkan sabu ini sebanyak 3 kali

“pengakuanya masih tiga kali, sekitar 60 gram sempat diedarkan, ini masih kita krmbangkan lagi,” katanya0

Petugas hingga kini masih mengejar bandar sabu dengan sebutan Sandi 122 . Pelaku dijerat dengan pasal berlapis UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman setidaknya 12 tahun penjara (MJ-303)