DEMAK, Mediajateng.net – Pemerintah RI terus berupaya menurunkan tingkat pengangguran di tanah air. Berdasarkan hasil survei angkatan kerja nasional (Sakernas) bulan Agustus 2017, secara nasional jumlah angkatan kerja Indonesia sebanyak 128,06 juta orang.

Dengan penduduk yang bekerja sebanyak 121,02 juta orang , sehingga jumlah penganggur terbuka mencapai 7,04 juta orang atau dengan tingkat pengangguran terbuka ( TPT) sebesar 5,50 persen.

Sementara untuk Kabupaten Demak, berdasarkan data Sakernas per Agustus 2017, jumlah angkatan kerjanya sebanyak 574.999 orang dengan penduduk yang bekerja 549.295 orang dan penganggur terbuka berjumlah 25.704 orang atau 4,47 persen tingkat pengangguran terbuka.

“Dari data tersebut tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Demak lebih rendah dari tingkat pengangguran terbuka Nasional,” kata Timbul T Panggabean, Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan RI, seusai acara pembukaan Job Fair di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Demak, Jumat (6/4/2018).

Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah RI guna menekan jumlah pengangguran, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan pameran kesempatan kerja (Job Fair).

“Pada tahun 2018 ini, job fair diselenggarakan di 99 lokasi, seluruh Indonesia,” bebernya.

Job Fair menjadi sarana untuk memfasilitasi pertemuan, antara pencari kerja maupun pengguna tenaga kerja (perusahaan)

Kedua belah pihak, dapat bertemu langsung, sehingga mempercepat proses penempatan.

“Pemerintah menargetkan penyerapan tenaga kerja setiap tahunnya sebanyak 2 juta orang,” lanjutnya.

Acara Job Fair tersebut dibuka oleh Bupati Demak, M. Natsir didampingi Kepala MAN Demak, Suprapto.

Hadir dalam acara itu, Kepala Disnakerin Demak, Eko Pringgolaksito, para pimpinan perusahaan, Kepala Bursa Kerja Khusus (BKK), dan Kepala Lembaga Pelatihan dan Ketrampilan Swasta (LPKS).

Bupati Demak, M Natsir, mengatakan, pada tahun 2018 ini, Pemerintah Kabupaten Demak fokus pada pengurangan angka pengangguran dan kemiskinan serta meningkatkan penghasilan.

“Cara untuk mengurai masalah ketenagakerjaan, ya dengan kegiatan semacam ini (Job Fair),” kata Bupati Natsir.

Menurutnya, pada tahun 2017 , jumlah pencari kerja di Kabupaten Demak sebanyak 7.485 orang. Sedangkan lowongan yang tersedia hanya untuk 1.239 orang.

“Hingga bulan Maret 2018 ini, jumlah pengangguran di Kabupaten Demak cukup tinggi. Karena itu, gunakan kesempatan ini sebaik baiknya, segera datang ke Job Fair, gratis, ” ujarnya

Kepala MAN Demak, Suprapto, menambahkan, MAN Demak baru pertama kali ini, menyelenggarakan Job Fair.

Pameran kesempatan kerja yang diikuti oleh 45 perusahaan berskala nasional itu, digelar selama dua hari, 6 – 7 April 2018.

Acara yang diperuntukan bagi masyarakat Demak dan sekitarnya itu, dibuka mulai pukul 09.00 WIB – 16.00 WIB.

” Melalui Job Fair ini, pencari kerja dapat memperoleh pekerjaan sesuai dengan bakat, minat dan kompetensinya. Sedangkan keuntungan bagi perusahaan, dapat memperoleh tenaga kerja sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan,” ujarnya.