PEKALONGAN, Mediajateng.net – Penegakan hukum di wilayah Polres Pekalongan tidak pandang bulu. Tindak perjudian seperti toto gelap (Togel) pun dilibas. Tidak saja penjual, tindakan juga diberlakukan kepada pembeli.

Seperti yang dialami Sutikno (70) warga Kajen karena dibui beberapa kali lantaran nekat menjual Togel tetap melakukan transaksi perjudian, maka pria yang kembali menjual kupon judi harus kembali meringkuk di dalam sel tahanan.

Tidak saja sang penjual, namun Tim Buser Polres Pekalongan bersama pelanggannya yakni Ahmad Saefudin (24). Sang pelanggan yang sehari-hari bekerja sebagai buruh jahit harus merasakan dinginya lantai sel tahanan saat tertangkap basah melakukan transaksi judi.

Kedua tersangka ditangkap sekira pukul 21.00 wib ketika melayani pembeli bersama sejumlah barang bukti berupa uang Rp 153.000, kertas karbon, kertas bertuliskan angka, balpoin dan kertas bukti pemasangan.

Dalam rilisnya, Kamis (30/11/17) Humas Polres Pekalongan menjelaskan, penangkapan bermula adanya laporan sekira pukul 16.00 Wib bahwa di Dukuh Kramean Desa Kutorejo, Kecamatan Kajen kerap dijadikan sebagai ajang transaksi judi Togel. Kemudian informasi itu langsung ditindaklanjuti denan penyelidikan oleh anggota.

Setelah diketahui kebenaran informasi tersebut, kemudian anggota langsung melakukan penggerebekan di rumah tersangka. Kemudian tersangka tak dapat berkutik karena sedang melakukan transaksi dengan dibuktikan sejumlah uang dan kertas bertuliskan angka pasangan.

Adanya barang bukti, anggota langsung menggelandang kedua tersangka untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut ke Mapolres Pekalongan.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP M Dahyar ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa anggota telah melakukan penangkapan terhadap tersangka penjual dan Pemasang togel.

“Tersangka kini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Unit Satreskrim Polres Pekalongan, dengan dikenakan Pasal 303 KUHP. Ancaman kurungan penjara 10 tahun kurungan,” terangnya.

Untuk itu Kasubbag Humas menghimbau kepada masyarakat agar menjauhi segala bentuk perjudian. Karena perbuatan tersebut tidak menguntungkan.”Jauhi apapun bentuk perjudian, karena dilarang oleh hukum dan agama,” imbaunya.Mj-505