PEKALONGAN, Mediajateng.net – Respon cepat terhdap laporan adanya jembatan ambrol yang membahayakan warga yang melintas, dilakukan jajaran Polres Pekalongan. Dimana, setelah menerima laporan dari warga, Kepala Kepolisian Sektor Karangdadap, Polres Pekalongan AKP I Wayan Gelgel bersama Bhabinkamtibmas Desa Kedungkebo, Brigadir Miftakhul Hudy langsung melakukan pengecekan lokasi jembatan.

Dalam rilisnya kepada Mediajateng.net, Sabtu (9/12/17) diketahui bibir jembatan yang menjadi akses warga Desa Kedungkebo, Kecamatan Karangdadap, mengalami ambrol pada Jum’at (8/12/2017).

“Bibir jembatan kanan kiri yang ambrol disebabkan usia jembatan yang sudah tua serta seringnya digunakan untuk lintasan truk muatan material proyek jalan tol dan pengecoran pembuatan salter bak penampungan air bersih proyek PDAM regional Petanglong,” ungkapnya.

“Karena jembatan tua mendapat beban berat maka berakibat rapuhnya jembatan semakin terkikis oleh beban yang dialami jembatan setiap hari,” katanya.

Akibat ambrolnya bibir kanan kiri jembatan sehingga akses jalan Desa Kedungkebo menuju ke desa Kaligawe atau hendak ke Karangdadap Extra hati-hati karena hamparan jembatan yang tersisa tinggal pas bodi mobil, tidak ada akses jalan alternatif bila betul-betul jembatan itu ambruk.

Dari temuan data dilokasi, Kapolsek Karangdadap Polres Pekalongan AKP I Wayan Gelgel menyarankan warga yang melintas untuk lebih berhati-hati. Selain itu, lantaran tidak ada tanda-tanda peringatan, maka dilakukan pemasangan guna memberikan tanda kehati-hatian bagi para jembatan.