DEMAK, Mediajateng.net – Atlet Panahan dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi juara umum dalam Archery Open Tournament 2018.

Para atlet dari Jogya Archery School itu, berhasil membawa pulang 9 medali emas, 17 perak dan 8 perunggu.

Kejuaraan panahan yang berlangsung di Stadion Pancasila, Demak ini, digelar selama dua hari, yakni Sabtu – Minggu, 25 – 26 Agustus 2018 itu.

Beberapa kategori memanah dipertandingkan dalam kejuaraan memanah yang baru pertama kalinya digelar di Kabupaten Demak, diantaranya nasional dan barebow.

Ratusan peserta mulai dari pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga umum mengikuti kejuaraan panah piala Dandim Demak yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 73.

“Awalnya peserta hanya 350 saja, karena antusias cukup tinggi, peserta bertambah menjadi 400 atlit. Para atlit ini berasal dari Jateng dan DIY, Jatim, Jabar, Batam serta Kalimantan, ” kata Komandan Kodim 0716 Demak, Letkol Infantri, Abi Kusnianto, seusai penyerahan medali, Minggu (26/8/2018).

Dandim Abi menambahkan, kejuaraan memanah yang digagasnya ini, selain ajang silaturahmi para pecinta cabang olah raga panahan, juga untuk membangkitkan minat pelajar terhadap olahraga yang mengandalkan busur dan anak panah.

“Melalui event ini, kita berharap dapat memunculkan atlet-atlet handal yang tentunya dapat berkiprah dan berprestasi di ajang nasional maupun internasional, ” ujarnya.

“Yang terpenting, lomba panahan ini bisa memotivasi dan mendorong semua atlet, baik yunior maupun senior, agar prestasi panahan kita lebih baik lagi,” kata Dandim Abi.

Archery Open Tournament Dandim Demak Cup 2018, yang dibuka oleh Wakil Bupati Demak, Joko Sutanto pada Sabtu, (25/8/2018) tersebut, mengambil tema
“Raihlah prestasi dengan cara terhormat, melalui olah raga memanah kita bela bangsa”.

Hadir dalam acara tersebut Kapolres Demak, AKBP Maesa Soegriwo, Ketua DPRD Demak, Nurul Muttaqien, Kepala Kantor Pos Demak, Ahmad Sulkim serta sejumlah Forkominda Demak. Bahkan mereka ikut mencoba memanah sasaran dengan jarak tembak 20 meter.

Ada yang unik dalam Archery Open Tournament Dandim Demak Cup 2018 ini, seorang atlit difabel, Muhamad Hidayatul Abror (45) berhasil menyabet empat medali emas kategori barebow umum.

Bapak satu anak dari Prambanan Archery Sport itu, memenangkan semua pertandingan, kualifikasi sesi 1, kualifikasi sesi 2, aduan dan beregu, dengan jarak sasaran 20 meter.

Pria yang hanya mengandalkan satu tangan dan memanah menggunakan giginya itu, mampu mengalahkan semua lawan lawannya dan berhasil menjadi juara satu.

“Dalam memanah, menggunakan gigi atau tangan, sebetulnya sama saja. Baik tangan maupun gigi, semuanya efektif, yang penting giat berlatih dan tidak mudah menyerah, ” kata Abror.

2 KOMENTAR

Comments are closed.